Piye

Rastra Manual di Lobar Bakal Dihapus, Ini Penjelasan Dinsos

SuaraLombok.com | Lombok Barat - Sistem pembagian manual beras untuk masyarakat pra sejahtera (Rastra) di Lombok Barat bakal dihapus.

"Kita tidak akan lagi bagi manual, kita akan pakai sistem voucher," ungkap Kepala Dinas Sosial Lobar, NI Made Ambaryati.

Lobar merupakan salah satu daerah percobaan program pemerintah pembagian rastra tidak manual.

"Kita kena imbas sebagai salah satu daerah percontohan, sehingga diwajibkan mulai melaksanakan pembagian menggunakan voucher tahun ini," jelasnya.

Untuk voucher sendiri tidak terbatas pada beras, tetapi pada kebutuhan pokok lainnya, seperti gula pasir, telur, minyak goreng dan lainnya. Pasalnya, Kemensos sudah melakukan kerjasama dengan beberapa perusahaan dan toko sembako.

"Jadi lebih mudah dan lebih menjamin kualitas barang," tukasnya.

Lebih jauh, pihakya masih mengumpulkan data by name by address untuk diserahkan ke pemerintah pusat melalui pelaporan elektronik atau sistem online. Sehingga, data dari BPS (Badan Pusat Statistik_Red) tahun 2015 yang digunakan saat ini tidak berlaku lagi untuk rastra voucher.

"Kalau sekarang masih kita gunakan data BPS 2015, tapi kalau sudah pakai rastra voucher ini akan kita gunakan data dari kita," jelasnya.

Pihaknya berharap agar semua Kepala Desa hingga Kekadusan segera menyerahkan data riil penduduk miskin di wilayahnya. Sebab, pembagian bantuan ini tidak bisa dibagi rata ke semua masyarakat seperti yang terjadi selama ini.

"Data baru 60 persen yang bisa kita serap sampai Mei ini, kita juga koordinasi sama Dinas Dukcapil untuk pengumpulan data dan meminta Kades dan Kadus agar bekerjasama," tandasnya. (05)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.