Piye

Persiapan Pemanfaatan LTSP Loteng Belum Maksimal

Persiapan Pemanfaatan LTSP Loteng Belum Maksimal
SuaraLombok.com | Lombok Tengah - Belum siapnya infrastruktur fisik berikut stakeholder SKPD dalam penyelenggaraan Pemanfaatan Lembaga Terpadu Satu Pintu (LTSP) di kabupaten Lombok Tengah masih menjadi  "PR" serius hingga saat ini. Hal tersebut dikhawatirkan akan menghambat pelayanan maksimal kepada masyarakat yang selama ini targetkan mulai pada bulan Juni mendatang.

Mulai dari gedung yang tersedia, diperkirakan belum mampu menampung semua lembaga yang masuk dalam LTSP itu. Dari sekian banyak yang seharusnya bisa bertugas di lokasi yang sama, diperkirakan hanya 3 atau 4 instansi saja yang bisa, antara lain Kepolisian, Dukcapil, Imigrasi dan BP3TKI. Sementara untuk kesehatan dan pelayanan lainnya masih belum pasti karena keterbatasan tempat.

"Kita baru persiapkan gedung saja, itupun belum maksimal," ungkap Plt Kadisnakertrans Loteng, H Masrun. 

Selain gedung, persoalan listrik juga masih menjadi kendala. Yang dibutuhkan oleh LTSP mencapai 3.000 Kilo Volt dan membutuhkan anggaran mencapai Rp. 20 juta. Begitu juga dengan instalasi jaringan internet yang membutuhkan minimal kecepatan 10 mbps. "Masih kita carikan anggaran," bebernya.

Yang menjadi masalah lebih pelik yang harus dicarikan solusi bersama, lanjut Masrun adalag  kesepakatan (MOU) awal yang ditandatangani Bupati bersama gubernur bahwa LTSP ini harus beroperasi minimal Juni mendatang, sementara segala sesuatu masih belum dipersiapkan dengan matang. "Kita masih carikan solusi bersama, mudah-mudahan bisa terealisasi tepat waktu," tandasnya. (09)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.