Piye

Pemuda Kateng Duga Kejari Masuk Angin

Pemuda Kateng Duga Kejari Masuk Angin
SuaraLombok.com | Lombok Tengah - Aliansi Pemuda Peduli Desa Kateng menduga Kejari Praya masuk angin alias melakukan permainan kotor. "Kasus dugaan korupsi Kades Kateng melempem, padahal dulu sudah siap naik ke tahap selanjutnya setelah proses kasus Desa Landah," teriak Imron selaku korlap aksi demonstrasi du depan Kantor Kejari Praya, Senin (9/5).

Indikasi ada keterlibatan oknum jaksa dalam melempemkan kasus ini karena Laporan Hasil Audit (LHA) oleh Inspektorat dengan hasil Jaksa sangat jauh berbeda. Imron menduga, perbedaan hasil ini untuk menjadikan kasus ini tidak naik ke tahap selanjutnya. Apalagi, kasi Intel sebelumnya sudah jelas menyebutkan jika kerugian negara mencapai Rp. 120 juta sesuai LHA Inspektorat.

"Tapi kenapa tiba-tiba sekarang dikatakan kurang dari Rp. 10 juta oleh Kejari," sambungnya.

Kasus dugaan penyelewengan DD dan ADD ini sudah masuk ke meja Kejari sejak tahun 2015 lalu, tetapi hingga kini sudah membias.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Praya, Feby Rudy P langsung menemui pendemo. Feby membantah adanya oknum Jaksa yang masuk angin dan menyebabkan kasus Desa Kateng ini melempem. Dikatakan, terkait perbedaan pernyataan Kasi Intel sebelumnya dengan pernyataan sekarang hanya sebuah miss konunikasi.

"Yang dilaporkan memang Rp. 120 juta, tapi yang ditemukan tidak sebesar itu, itu sudah sesuai dengan LHA Inspektorat dan bisa dikroscek langsung ke Inspektorat," ucapnya. Bahkan, inspektorat dalam laporannya sudah melakukan audit per item dan sudah disaksikan langsung oleh pelapor. (09)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.