Piye

Parpol Belum Berikan Pembelajaran Politik Kepada Masyarakat

Parpol Belum Berikan Pembelajaran Politik Kepada Masyarakat
SuaraLombok.com | Lombok Timur - Kalangan pengamat politik di Kabupaten Lombok Timur menilai para kandidat Calon Gubenur dan Bupati Lombok Timur maupun Partai Politik (Parpol) belum memberikan pembelajaran politik yang baik kepada masyarakat. Pasalnya meski rangkaian pemilukada belum didengungkan KPU, para kandidat calon beramai-ramai mensosialisasikan diri dengan memajang baliho dan poster untuk memperkenalkan dirinya kepada masyarakat.

"Saya tidak menampik kalau Parpol belum memberikan pembelajaran politik kepada masyarakat," tegas Pengamat Politik Lotim, H. Hapsan Hirwan kepada Suara Lombok Selasa (16/5).

Padahal seharusnya aturan main pemasangan baliho atau poster calon sendiri seharusnya dipegang  oleh  Komisi Pemilihan Umum setempat selaku penyelenggara pesta demokrasi di daerah baik ditingkat kabupaten maupun Provinsi.

"Kalau memang ingin melakukan sosialisasi tentunya ada waktunya nantinya setelah KPU memulai tahapan Pemilukada dengan semua jenis aturan yang akan ditetapkan termasuk pemasangan baliho para kandidat calon," terangnya.

Oleh karena itu, tambah Hapsan Hirwan yang juga Direktur Lensa Rakyat Lotim, ketika ada baliho para kandidat Cabup dan Cawagub yang dipasang di pinggir jalan kemudian dirusak oleh masyarakat, maka tentunya jangan menyalahkan masyarakat, melainkan hendaknya harus mengoreksi diri terlebih dahulu apakah sudah menjalankan aturan ataukah tidak.

"Kalau ada baliho yang dirusak maka jangan salahkan masyarakat, karena para parpol yang seharusnya memberikan pembelajaran politik belum menjalankan tugasnya dengan baik," tandasnya. (10)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.