Piye

Muhaimin Iskandar Minta Menteri Susi Tinjau Pelarangan Penangkapan Bibit Lobster

Muhaimin Iskandar Minta Menteri Susi Tinjau Pelarangan Penangkapan Bibit Lobster
SuaraLombok.com | Mataram - Keputusan Menteri perikanan dan Kelautan No. 1 tentang pelarangan penangkapan bibit lobster memberikan dampak signifikan bagi nelayan, Dimana ribuan nelayan dari sembilan desa di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) kini menjadi pengangguran.

Pantauan dan pengakuan masyarakat kepada awak media, Akibat Kepmen tersebut ribuan nelayan yang menggantungkan hidupnya dari menangkap bibit lobster kini harus pasrah, kondisi tersebut semakin di perparah akibat cuaca yang tidak bersahabat merekapun tidak bisa melaut. Para nelayan berharap pemerintah memberikan solusi akibat pemberlakuan Kepmen tersebut.

Sabri salah satu nelayan penangkap bibit lobster mengatakan dampak yang paling dirasakan akibat pelarangan penangkapan bibit lobster selain meningkatnya angka putus sekolah karena ketiadaan biaya persoalan sosial pun mulai muncul kembali, semenjak enam bulan terjadi peningkatan aksi pencurian dan perampokan.

"Hampir tiap malam ada warga yang kecurian" ungkap Sabri.

Sabri juga meminta sembilan rekannya yang ditahan pihak kepolisian karena menangkap bibit lobster agar di bebaskan.

"Kami meminta agar aparat kepolisian membebaskan rekan - rekan saya, mereka hanya mencari rezeki tidak melakukan kejahatan". Ungkapnya.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa yang juga Ketua Umum Gerbang Tani Muhaimin Iskandar yang melakukan kunjungan ke kampung nelayan di Kuta Loteng meminta agar Menteri Susi meninjau kembali Keputusan Menteri No. 1 tentang pelarangan penangkapan bibit lobster tersebut.

"Semestinya sebelum pemberlakuan Kepmen tersebut harus ada sosialisasi dan pembinaan kepada para nelayan." Ungkapnya

Muhaimin juga meminta kepada kepolisian untuk mempertimbangkan kembali penangkapan terhadap nelayan tersebut.

"Saya meminta agar bu menteri mempertimbangkan kembali pemberlakuan kepmen tersebut, harus ada solusi kasihan nelayan kini tidak bisa berusaha." Paparnya.

Muhaimin juga menegaskan Gerbang Tani akan mendampingi nelayan yang di tangkap oleh aparat kepolisian. Cak Imin sapaan akrabnya menjelaskan Gerbang Tani wilayah NTB akan membantu advokasi bagi para nelayan tersebut.

"Ia berharap persoalan para nelayan ini akan segera terselesaikan." Tutupnya. (01)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.