Piye

Malam Pertama Taraweh, Jamaah Menyemut

Malam Pertama Taraweh, Jamaah Menyemut
SuaraLombok.com | NTB - Memasuki malam pertama pelaksanaan shalat tarawih pada bulan Ramadhan 1438 H sejumlah masjid di pulau Lombok dibanjiri jamaah.

Masjid Agung Al Mujahidin Selong, Kabupaten Lombok Timur muslimin muslimah yang menyambut datangnya Ramadhan tampak antusias melaksanakan ibadah shalat tarawih yang diawali dengan shalat Isya berjamaah.

Yang bertindak sebagai imam sholat isya yakni imam tetap Masjid Agung Al Mujahidin Selong, Ustadz Abdul Kadir. Sementara imam sholat taraweh yang semula sesuai jadwal imam besar masjid Agung, Ustadz H.Mas'ud Hazri Wahid digantikan Ustadz Najamudin.

Sekretaris Masjid Agung Al Mujahidin Selong, Ahmad Subhan mengatakan seperti biasanya setiap datangnya bulan suci ramadhan masjid agung selalu ramai dipadati jamaah yang melakukan sholat Isya dan sunnat taraweh sebulan penuh di bulan suci ramadhan ini.

"Nanti dilanjutkan dengan tadarusan bersama dengan muslimin dan muslimat," kata Subhan.

Selain itu, sebagai program rutin panitia setiap datangnya bulan suci ramadhan pada saat sholat shubuh terdapat kuliah tujuh menit atau ceramah yang disampaikan para tuan guru maupun ustaz yang dengan terjadwal. Kegiatan dalam rangka untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai masalah agama kepada masyarakat, terutama yang berkaitan erat dengan masalah ibadah puasa.

"Panitia masjid agung juga menyiapkan buka bersama dengan semua hidangan berbuka dipersiapkan panitia," tegas Subhan yang juga Kabag Humas Setdakab Lotim.

Sementara di Lombok Tengah, Masjid Agung Loteng juga dipenuhi jamaah. Apalagi di depan masjid Agung masih terdapat stand pasar murah yang rencananya akan dibuka sebulan penuh, termasuk malam hari.

"Ini bagian program pemerintah kabupaten untuk menggaet minat masyarakat mendatangi masjid," ungkap Kabag Humas Setda Loteng, HL Herdan.

Selain program pasar murah sebulan penuh, Pemkab Loteng akan menggelar buka bareng anak yatim dan fakir miskin yang dipusatkan di Masjid Agung Loteng.

"Kebetulan kita jadikan Masjid Agung sebagai destinasi wisata religi juga," sambungnya.

Sementara di tempat lainnya, pantauan Suara Lombok hampir sama. Baik masjid besar maupun kecil tampak ramai dikunjungi jamaah. (team)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.