Piye

Kecewa, Warga Duduki Ries Areal Pembangunan Pelabuhan Gili.....

Kecewa, Warga Duduki Ries Areal Pembangunan Pelabuhan Gili.....
SuaraLombok.com | Lombok Barat - Ratusan warga Dusun Teluk Waru Desa Labuan Tereng bersama Puluhan sopir Dam Truck "menduduki" ries areal pembangunan pelabuhan Gili Mas Lembar, Kamis (11/5). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes massa, karena merasa diabaikan dalam pembanguan di wilayah setempat.

Koordinator Aksi, Sahwan Menjelaskan, Apa yang dilakukannya bukan tanpa alasan, Pasalnya mereka bukan pendatang di kawasan proyek ini melainkan kami adalah warga asli kawasan Proyek Pelabuhan, yang memang seharusnya diberdayakan, bukan malah kami dicueki seperti ini, kami datang menuntut hak kami kepada PT. Candra Asri selaku Sub dari PT PP sebagai pemenang tender Proyek Gili Mas tersebut, Agar melibatkan warga dan sopir dam setempat dalam pelaksanaan mega proyek tersebut.

"Tuntutan kami hanya menginginkan agar kami dilibatkan dalam pembangunan proyek tersebut sebagai pekerja dan sejenisnya." ungkapnya.

Lanjutnya, Masyarakat setempat juga kecewa karena sejauh ini, para pekerja pembangunan proyek tersebut tidak pernah melakukan koordinasi dengan Kepala Dusun beserta Kepala Desa lokasi proyek tersebut, kami melakukan hal seperti ini karena ingin melihat pembangunan pelabuhan Gili Mas ini secara terbuka dan transparan, karena proyek ini proyek negara dan jumlah anggarannya sangat besar.

“Atas dasar hal tersebut, kami meminta agar pihak Pelindo dan perusahaan yang andil dalam proyek ini agar ditutup sementara hingga adanya komitmen dengan warga.” tegasnya.

Terpisah, Kepala Desa Labuan Tereng, Humaidi Mengatakan, Sejauh telah dilakukan pelaksanaan kegiatan pembangunan pelabuhan Gili Mas tersebut, belum pernah adanya koordinasi dari pihak pelaksana dengan pihak Desa, baik secara tertulis maupun lisan, Hal inilah yang membuat masyarakat geram disebabkan kita tau proyek ini anggarannya sangat besar dan pihak dari perusahaan belum pernah melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

"Dalam waktu dekat kami juga akan melakukan pertemuan dengan semua Kepala Dusun untuk membahas komitmen apa yang akan dilakukan pihak PT Chandra ke masyarakatnya, dan menegaskan untuk sementara waktu semua kegiatan proyek untuk di stop" tandasnya. 


Hingga berita ini dimuat, belum ada keterangan resmi dari perusahaan tersebut. (04)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.