Piye

Fraksi Golkar Nilai Kondisi Ekonomi Di Lotim Tidak Stabil

Fraksi Golkar Nilai Kondisi Ekonomi Di Lotim Tidak Stabil
SuaraLombok.com | Lombok Timur - Fraksi Partai Golongan Karya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Timur menilai kalau kondisi ekonomi di kabupaten Lotim tidak stabil. Hal ini terindikasi dari banyak kegiatan proyek yang direalisasikan, namun pada kenyataan di lapangan justru pemerintah daerah tidak mampu membayar proyek yang telah selesai dikerjakan pihak ketiga.

"Memang kalau melihat kondisi ekonomi di Lotim saat ini parah betul, sehingga tentunya ini menjadi perhatian legislatif," tegas Ketua Fraksi Partai Golkar Lotim, HL. Hasan Rahman kepada Suara Lombok di kantor DPRD Lotim.

Menurutnya pemerintah daerah seharusnya sudah bisa membayarkan semua proyek yang pengerjaannya tahun 2016 lalu. Namun begitu justru sampai saat ini banyak proyek yang belum diselesaikan pembayarannya.

Sementara persoalan ini diketahui setelah adanya pengaduan dari sejumlah kontraktor atau pihak ketiga kepada DPRD Lotim mengenai pembayaran proyek yang belum diselesaikan pemerintah daerah. Sehingga kemudian dewan berhak untuk mempertanyakan kepada eksekutif kenapa terjadi seperti ini.

"Dari catatan dewan terdapat 156 unit proyek tahun 2016 baik anggaran pusat maupun daerah, akan tapi realisasi pembayarannya banyak yang belum," kata Hasan Rahman.

Lebih jauh Politisi Golkar Lotim menjelaskan untuk mengetahui akar persoalan ini maka tentunya dewan akan segera melakukan pemanggilan kepada pihak Badan Keuangan Lotim untuk memberikan penjelasan yang sejelas-jelasnya.

Dengan maksud tidak menjadi permasalah di kemudian hari nantinya, karena biar bagaimanapun juga dewan berhak mengetahuinya sebagai fungsi kontrol dan pengawasan. "Dalam waktu dekat ini dewan akan panggil Badan Keuangan untuk meminta penjelasan mengenai kondisi keuangan di Lotim sampai tri wulan kedua," jelas Hasan Rahman yang juga Ketua Komisi IV DPRD Lotim. (10)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.