Piye

DPC Partai Hanura Lotim Lakukan Muscalub

DPC Partai Hanura Lotim Lakukan Muscalub
SuaraLombok.com | Lombok Timur - Muscalub DPC Partai Hanura Kabupaten Lombok Timur (Lotim) dilakukan dalam rangka untuk mengisi jabatan Kosong Ketua DPC Lombok Timur setelah beberapa waktu lalu ditinggalkan M. Fadil Naim dikarenakan meninggal dunia akhirnya terlaksana, Dimana acara tersebut Bertempat di lesehan Ilir-ilir wilayah Desa Tanjung Luar,Kecamatan Jerowaru dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat Lotim melaksanakan kegiatan Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub), Senin (8/5).

Pantauan SuaraLombok.com, terlihat kegiatan Muscalub tersebut dihadiri Ketua DPD Partai Hanura NTB, H. Mudahan Hazdie bersama Sekretaris, H.Suharto dan Plt. Ketua DPC Hanura Lotim, H. Rumaksi. Begitu juga jajaran pengurus DPC dan PAC Hanura se-Lotim.

Ketua DPD Partai Hanura NTB, H.Mudahan Hazdie dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan Muscablub menegaskan sesuai dengan AD/ART partai pengurus DPD akan langsung mengukuhkan kader partai yang telah memperoleh rekomendasi dari DPP Hanura. Dengan catatan hanya mengukuhkan Ketua saja, tanpa harus merombak atau mengganti pengurus yang sudah ada. Terkecuali kalau semua pengurus kosong tentunya akan dilakukan pengisian agar partai tetap jalan.

"Dalam Muscablub ini hanya mengukuhkan saja calon yang sudah mendapatkan rekomendasi dari DPP," tegas Mudahan.

Menurutnya pada prinsipnya apa yang dilakukan DPD melaksanakan Muscablub tersebut tidak ada aturan dalam AD/ART yang dilanggar dengan hanya menetapkan ketua definitif dan tidak membahas membahas program kerja partai.

"Siapapun yang mendapatkan PO  dari DPP itulah yang akan dikukuhkan dan dilantik, karena yang diterbitkan satu orang saja," kata Mudahan.

Sementara Plt. Ketua DPC Partai Hanura Lotim, H. Rumaksi menegaskan melihat situasi yang berkembang dengan apapun yang dilakukan DPD selalu salah dimata anggota. Begitu juga dengan Muscablub ini banyak yang tidak setuju padahal sudah sesuai dengan AD/ART partai.

"Pengisian kekosongan ditentukan dalam muscablub hanya memilih kewenangan ketua saja, sedangkan lainnya ditentukan dalam aturan lainnya," tegasnya.

Oleh karena itu, Rumaksi meminta kepada semua kader untuk membaca aturan partai agar tidak salah dalam melangkah. Karena banyak kader datang ke DPP mengenai masalah muscablub yg diadakan DPD Hanura NTB. Dengan kelihatan jelas kalau kader itu tidak pernah membaca AD/ART partai. Apalagi kalau dilihat banyak kader yang ingin membabi buta ingin menjadi Ketua DPC Hanura Lotim, dengan melakukan manuver politik sampai melapor ke DPP.

"DPD tidak akan mungkin gegabah melakukan muscablub kalau tidak ada rekomendasi DPP dan mengacu pada AD/ART partai," kata Rumaksi. (10)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.