Piye

120 Ton Beras Milik Petani Ditolak Bulog Lotim

120 Ton Beras Milik Petani Ditolak Bulog Lotim
SuaraLombok.com | Lombok Timur - Sekitar 120 ton beras milik petani yang dibawa perusahaan mitra ditolak pihak Bulog Lotim. Hal tersebut berdasarkan laporan yang diterima Dandim 1615 Lotim, Letkol.Inf.H.Musthofa dari anak buahnya yang ditugaskan untuk mengontrol pembelian beras milik petani yang masuk ke gudang Bulog.

"Dari data yang diterima ada sekitar 120 ton beras petani yang ditolak oleh pihak Bulog dengan berbagai alasan," tegas Dandim 1615 Lotim, Letkol.Inf.H.Musthofa di kantor Bulog Sikur.

Dandim merincikan antara lain hari Senin sebanyak 60 ton, Selasa sebanyak 60 ton dan Rabu sebanyak 20 ton. Sehingga kasus penolakan beras petani ini harus segara dicarikan solusi dengan mengkonfirmasi ke pihak Bulog alasannya.

Kasus ini tetap akan dilaporkan ke Korem, Kodam dan Mabes TNI secara berjenjang untuk disampaikan ke Bulog pusat untuk mencari solusinya. "Sudah sangat jelas sekali perintahnya Bulog harus membeli semua hasil panen petani, namun dalam kenyataan dilapangan justru Bulog melakukan penolakan pembelian," kata Musthofa.

Lebih jauh Dandim 1615 Lotim menambahkan dirinya siap untuk memfasilitasi para petani untuk meminta klarifikasi ke Bulog provinsi mengenai masalah ini. Dengan tujuan agar ada solusi dan keputusan yang diambil.

"Silahkan jadwalkan waktu untuk sama-sama menghadap ke Bulog provinsi mengenai masalah ini,karena TNI tidak memiliki wewenang untuk mengambil keputusan," tambah Musthofa. (10)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.