Piye

Zulkarnain Klaim Wartawan Dibungkam SKPD

Zulkarnain Klaim Wartawan Dibungkam SKPD
SuaraLombok.com | Lombok Barat - Pernyataan Ketua Komisi I DPRD Lombok Barat (Lobar), H Zulkarnain saat rapat paripurna, Selasa (17/4), menuai kontroversi, pasalnya ia menuding adanya penarikan retribusi kesehatan di Puskesmas Meninting dan Gunung Sari yang tidak sesuai Perda. Bahkan politisi Partai Golkar ini sempat menuding adanya upaya Dinas terkait membungkam para wartawan lantaran, ia berkomentar seperti itu, karena menklaim komentarnya terkait hal tersebut tidak dimuat di media.

Kabag Humas dan Protokol Setda Lobar H. Saeful Ahkam menyatakan, Kami dan teman - teman wartawan adalah mitra kerja, jadi sejauh ini kami tidak ada alasan untuk mengintervensi wartawan atas pemberitaan.

“Tidak benar pemda melakukan itu intervensi,” tegasnya, (19/4).

Apa yang ditudingkan zulkarnain tersebut tidak mendasar, karena sejauh ini, ketika ada berita miring tentang Pemda yang dumuat kami anggap sebagai kritikan.

"Selama berita termuat secara proporsional, keseimbangan nara sumber, dan fakta," terangnya.

Terkait kritikan terhadap pelayanan kesehatan di beberapa Puskesmas di kawasan Gunung Sari dan Batulayar, pihaknya menerima sebagai bahan perbaikan Dinas Kesehatan.

"Ketika ada kritikan dari anggota dewan, Lsm ataupun pihak lainnya kami selalu menerima, untuk dijadikan perbaikan dan pembenahan." Tuturnya.

Sementara itu, Ketua Forum Wartawan Lombok Barat (Forta Lobar). Made Sumade Membantah tudingan yang dilontarkan kepada wartawan yang bertugas di Lobar, karena sejauh ini para wartawan anggota Forta Lobar telah menjalankan pekerjaannya sesuai dengan mekanisme dan kode etik pers.

“Setelah mendengarkan penjelasan dari semua anggota dan pengurus,  tudingan tersebut tidak beralasan” tegasnya.

Made menegaskan,  Forta Lobar akan hearing ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Lobar, Wartawan meminta BK untuk memproses masalah tersebut. Jadi jangan melakukan tudingan yang tidak beralasan.

"Ia meminta Zulkarnain menunjukkan bukti atas ucapannya tersebut." Pungkasnya. (01)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.