Piye

Warga Ancam Tutup Paksa Galian C

Warga Ancam Tutup Paksa Galian C
SuaraLombok.com | Lombok Tengah – Terganggu dan kondisinya dikhawatirkan membahayakan Warga Karang Sidemen mengancam akan melakukan penutupan paksa proyek galian C di kawasan itu. Perwakilan warga, Bq. Ningrum mengatakan, sejak tahun 2004 lalu warga sudah melakukan aksi protes terhadap persoalan ini.

"Kami tidak didengar pemerintah, ini ada apa sama pemerintah kita?," ungkapnya tegas.

Ningrum juga mengatakan, proyek galian C yang sudah beroperasi lama ini menjadikan warga berada dalam kondisi berbahaya. Bahkan di lokasi galian, sejumlah warga sudah meregang nyawa karena tertimbun tanah hasil galian. "Ke mana aparat, padahal ini sudah jelas melanggar aturan," tegasnya.

Sementara Lalu Wink Haris selaku Humas Kasta LSM yang menangani kasus ini atas nama warga mengatakan, menurut informasi sudah ada rekomendasi dari DPRD Loteng untuk penutupan proyek ini.

"Tapi itu tidak dilaksanakan, ini justru membuat kami curiga ada apa dengan pemerintah kita," curiganya.

Dia mengkau memahami aturan terkait pemindahan wewenang dari Kabupaten ke Provinsi, hanya saja lanjut Wink, persoalan ini sudah lama dan tidak ada penanganan serius dari pemerintah. "Pengalihan itu baru tahun lalu, persoalan ini sudah sangat lama," sentilnya.

Sementara itu, ketua Komisi I DPRD Loteng, H. Rumiawan mengaku tidak bisa berbuat apapun terhadap persoalan ini. Sebab, pihaknya sudah mengeluarkan rekomendasi terkait penutupan proyek galian C di Karang Sidemen. "Kami sudah keluarkan rekomendasi, sesuai Perda RT/ RW nomor 7 tahun 2011," bebernya.

Ia sendiri tidak memahami alasan Pemkab belum melaksanakan rekomendasi yang dikeluarkan pada saat paripurna beberapa waktu lalu. Tetapi ia berjanji dalam waktu dekat akan memanggil pihak Pemkab untuk mengklarifikasi persoalan ini. "Kami akan segera koordinasikan dengan Pemkab," tandasnya. (09)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.