Piye

Tuntut Janji Warga Gedor Kantor Bupati Lobar

Tuntut Janji Warga Gedor Kantor Bupati Lobar
SuaraLombok.com | Lombok Barat - Ratusan massa dua Kecamatan  yakni Kecamatan Lembar dan Kecamatan Sekotong Lombok Barat, mendatangi Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah/ BPBD Lobar Senin (10/04) menuntut realisasi bantuan banjir yang pernah dijanjikan pemda sebelumnya.

Faisal sebagai perwakilan warga menuding pemda Lobar tidak sigap dan tanggap terhadap berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat, misalnya seperti kasus banjir yang terjadi di wilayah Kecamatan Sekotong dan Lembar yang hingga hari ini masih menjadi dilema dan persoalan klasik yang tak kunjung usai.

“Bupati terlalu sibuk dengan urusan politik, sehingga mengabaikan warga yang terkena musibah banjir dan seolah olah tak perduli dengan warga para korban banjir.” Ungkap Faisal.

Sejauh ini lanjut faisal, Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid baru hanya menjanjikan bantuan ke warga lembar korban banjir berupa bantuan kompor gas namun pada kenyataannya hanya 40 kompor gas yang dibagi, padahal ada 400 warga yang terdata membutuhkan kompor tersebut.

Lebih jauh Faisal justru mempertanyakan kemana dana taktis yang dimiliki oleh pemda Lombok barat  yang seharusnya diperuntukkan bagi warga korban bencana.

“Kemana dana taktis yang seharusnya di siapkan bagi para korban bencana, jangan-jangan dana taktis tersebut di peruntukkan untuk hal-hal yang tidak terlalu penting” selorohnya.

Meski tidak berhasil menemui Bupati Fauzan Khalid untuk menyampaikan aspirasi mereka, massa mengancam akan kembali lagi menagih janji Pemda Lobar dengan mengerahkan massa yang lebih besar serta akan memboikot acara forest tracking yang akan diadakan pemda Lobar dalam waktu dekat ini. (05)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.