Piye

TNI Awasi Ketat Pembalak Hutan NTB

TNI Awasi Ketat Pembalak Hutan NTB
SuaraLombok.com | Lombok Tengah - Korem 162/WB menyorot tajam kasus pembalakan liar yang terjadi di kawasan NTB. Danrem 162/WB, Kolonel Inf. Farid Makruf mengatakan sejumlah musibah yang terjadi di kawasan NTB belakangan ini sedikit tidak diakibatkan ulah oknum yang membalak kayu hutan.

"Saya pantau, musibah banjir Bima dan yang lainnya akibat penebangan hutan," ucapnya.

Farid juga menyoroti banyaknya kasus yang terjadi di hutan bagian Utara Lombok Tengah yang beberapa waktu lalu sudah masuk kategori kritis. Dalam pantauannya, sekitar 60%-70 % hutan di NTB sudah digunduli oknum tidak bertanggung jawab. "Ini akan jadi atensi kami kedepan," ujarnya.

Terkait dugaan keterlibatan oknum Polhut dan oknum TNI dalam proses illegal loging sehingga kerap terjadi, Farid berjanji akan segera menelusuri lebih dalam lagi. "Akan kami telusuri lagi dan kalau terbukti pasti kami akan berikan sanksi sangat tegas," tukasnya usai mengikuti kegiatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad S.A.W bersama warga Lombok Tengah di Becingah Adiguna Alun-alun Tastura, Jumat (21/4).

Selama ini, pihaknya sudah sering melakukan penangkapan para pembalak. Para pembalak yang berhasil diamankan langsung diserahkan ke aparat untuk mendapat sanksi. Selain melakukan oprasi, pihaknya selalu melakukan koordinasi bersama sejumlah instansi, seperti Dinas Kehutanan dan lain sebagainya.

Meski begitu, tambah Farid, pemutusan rantai praktik illegal loging ini tidak bisa sepenuhnya dilaksanakan aparat TNI. Selain karena jumlah personil TNI yang relatif terbatas untuk saat ini, peran serta masyarakat juga sangat dibutuhkan.

"Makanya kami imbau kepada semua pihak, mari bersama-sama menjaga hutan kita dan kita stop bersama praktik pembalakan liar yang merugikan kita semua, termasuk anak cucu kita nanti," imbaunya. (09)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.