Piye

TGB Dampingi Penyerahan Uang Kerohiman Warga Mandalika

TGB Dampingi Penyerahan Uang Kerohiman Warga Mandalika
SuaraLombok.com | Lombok Tengah - Masalah pembebasan lahan di kawasan Mandalika dipastikan tuntas dengan kedatangan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan yang melakukan serangkaian kunjungan kerja di Lombok Pada Sabtu (01/04).

Dalam kunjungannya tersebut sejumlah agenda penting termasuk persoalan pembebasan lahan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika menjadi atensi Menko dengan menyerahkan secara langsung uang kerohiman kepada warga secara simbolis yang dilakukan di Rumah Mutiara Indonesia Lombok Tengah.

“Semua harus bersinergi menyelesaikan ini, saya berharap bulan ini harus selesai” ujar Menko Luhut usai penyerahan bantuan kerohiman kepada salah seorang warga pemilik lahan didampingi Gubernur NTB TGH. M.Zainul Majdi dan sejumlah pejabat lainnya seperti Kapolda NTB Brigjen. Pol. Firli dan Danrem 162/ Wira Bhakti Kolonel Inf. Farid Makruf.

Dalam kesempatan tersebut Luhut menyerahkan uang kerohiman tahap pertama secara simbolik pada 10 warga yang berhak dengan Total pembayaran yang diberikan sebesar Rp 2,8 milyar yang diperuntukkan untuk pembebasan lahan seluas 63.019 meter persegi yang berlokasi di Desa Batek Bantar.

Penyerahan uang kerohiman tersebut menurut Luhut merupakan solusi yang tepat untuk menyelesaikan persoalan sengketa lahan warga yang ada di Mandalika, tentunya dengan mengacu pada ketentuan perundang undangan yang ada, dengan harapan ke depan semua pihak terus bisa bersinergi untuk membangun kawasan Mandalika agar berdampak positif bagi warga serta iklim pariwisata NTB.

"Karena harus mencari peraturan perundang-undangan dan segala macam untuk mengkajinya, maka kita carilah formula yang pas, hampir empat bulan lamanya hingga proses ini selesai, maka dana kerohiman ini menurut saya adalah cara yang paling bagus untuk menyelesaikan,” jelasnya.

Luhut juga memberi sinyal dengan selesainya persoalan sengketa lahan warga tersebut melalui dana kerohiman maka tahapan pelaksanaan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika seperti pembangunan sirkuit MotoGP oleh investor asal Prancis bisa segera direalisasikan untuk menjadikan kawasan Mandalika sebagai tujuan wisata kelas dunia.

"Tadi Pak kepala ITDC sampaikan ada 6 triliun akan segera masuk dari satu investor Perancis untuk buat hotel dengan sirkuit Moto GP. Sudah pasti, sudah ditandatangani presiden,” tegas Luhut menjawab sejumlah pertanyaan wartawan. (02)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.