Piye

Tendensi Politik Keluarga Warnai Isu Dualisme Gerindra

Tendensi Politik Keluarga Warnai Isu Dualisme Gerindra
SuaraLombok.com | Lombok Tengah - Partai Gerindra NTB terancam dualisme, Pasalnya, Ketua DPD Gerindra NTB, H. Wilgo Zainar diisukan bakal diganti Ridwan Hidayat seperti yang diisukan selama ini.

Bahkan, undangan pelantikan Ridwan Hidayat sebagai ketua DPD baru sudah tersebar melalui berbagai media, termasuk via WA, Facebook dan lainnya dan akan dilaksanakan pada 30 April 2017 mendatang.

Mengenai hal ini, Ketua Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) NTB, Lalu Pathul Bahri mengatakan, isu pergantian Wilgo sebagai ketua DPD mengandung tendensi politik semata. Karena dia selaku Ketua OKK yang sah saat ini belum menerima surat pemberitahuan maupun tembusan SK pergantian kepengurusan dari DPP hingga saat ini.

"Saya melihat ini ada tendensi politik yang dikaitkan Pilgub NTB," ucap Pathul pada sejumlah awak media, Selasa (26/4).

Ia juga menegaskan, Nama Ridwan Hidayat mencuat kepermukaan sebagai pengganti Wilgo tidak lepas dari upaya pencalonan Ahyar Abduh sebagai Cagub NTB.

"Penggantian Ketua DPW Setelah deklarasi Ahyar Abduh  dicalonkan Partai Gerindra pada pagelaran NTB 1." tegasnya

Meski hal ini belum bisa dipastikan, tetapi dari analisa sementara, Pathul mengatakan Gerindra selama ini sudah dididik dengan pengkaderan luar biasa. Sehingga bisa dikatakan mustahil jika non kader Gerindra akan menjadi ketua DPD memimpin kader Gerindra yang sudah dididik dan dikader dengan sangat khusus dan keras.

"Kalau memang harus diganti kenapa harus yang bukan kader, kan masih ada nama-nama lain yang mumpuni dan memang kader Gerindra," sambungnya. (09)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.