Piye

Tempa Kepribadian Warga Binaan Rutan Selong dan Praya Gelar Khataman Al Qur'an

Tempa Kepribadian Warga Binaan Rutan Selong dan Praya Gelar Khataman Al Qur'an
SuaraLombok.com | Lombok - Ratusan warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Selon Kabupaten Lombok Timur menggelar kegiatan khataman Al Qur'an dalam tajuk nusantara mengaji,Kamis (20/4).

Kegiatan khataman tersebut kerjasama antara pihak rutan Selong dengan koordinator nusantara mengaji kabupaten Lotim. Dengan satu tujuan yang mulia menciptakan warga binaan yang miliki rasa keimanan yang tinggi.

Kepala Rutan Selong,Kurnia Panji Pamekas menegaskan kegiatan khataman al qur'an bagi warga binaan rutan Selong dilakukan secara serentak seluruh indonesia. Dengan tentunya tidak terlepas dari kerjasama antara nusatara mengaji dengan kementerian hukum dan Hak Azasi Manusia (HAM).

"Ratusan warga binaan Rutan Selong dengan antusias mengikuti kegiatan ini," tegas Kurni Panji Pamekas.

Menurutnya tujuan kegiatan ini sebenarnya dalam rangka untuk menempa kepribadian semua warga binaan agar memiliki moral dan ahlak yang mulai. Sehingga setelah keluar nantinya menjalani hukuman bisa di aktualisasikan kepada masyarakat sekitarnya.

"Kami terus memberikan siraman rohani dan arahan kepada semua warga binaan untuk melakukan kegiatan yang positif di dalam rutan tanpa harus menganggu warga binaan yang lainnya," kata Kepala Rutan Selong,Kurnia Panji Pamekas.

Hataman Al-Quran juga digelar di lapas Praya dalam rangka menyambut HUT Lapas ke-53. Dalam hal ini  Lapas kelas II B Praya melibatkan seluruh Warga Binaannya  untuk mengaji Khataman Massal. "Kami kerahkan seluruhnya atau sebanyak 323 orang," ungkap Kepala Lapas, Lalu Jumadi.

Jumadi menjelaskan, keberanian mengerahkan seluruh penghuni lapas bukan tanpa sebab. Seluruh penghuni lapas yang beragama Islam sudah berhasil dibina untuk membaca Alquran sehingga seluruh napi bisa ikut serta. "Kami lakukan pembinaan kontinyu (terus menerus-Red), 3 kali sepekan kami datangkan pelatih mengaji dari luar," sambungnya.

Terkait kegiatan khataman Al-Qur’an massal ini, Jumadi menjelaskan sesuai instruksi Menkumham dan dalam rangka memecahkan rekor MURI kategori khataman Alquran bagi narapidana terbesar se Indonesia. Targetnya 50.000 napi akan mengikuti khataman massal ini dari 417 yang ada dan tersambung melalui tele confrence. "Yang lebih banyak dsri kita hanya Rutan Cipinang sebanyak 600 orang karena kapasitasnya memang lebih besar," jelasnya. (09-10)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.