Piye

Rohmi Tunggu Keputusan Organisasi Maju Pilkada

Rohmi Tunggu Keputusan Organisasi Maju Pilkada
SuaraLombok.com | Lombok Timur - Rektor Universitas Hamzanwadi (Unhaz) Selong, Hj. Siti Rohmi Djalillah masih menunggu keputusan organisasi Nahdatul Wathon (NW) dibawah pimpinan Ketua Umum Dewan Tanfiziyah PB NW K.H.M Zainul Majdi Terkait maju atau tidaknya menjadi kandidat Calon Gubenur atau wakil Gubenur NTB pada Pilkada 2018 mendatang.

"Sebagai kader yang baik saya harus menunggu keputusan organisasi, karena apa kata organisasi selaku kader tentunya harus menurut," tegas Siti Rohmi Djalillah.

Rohmi menjelaskan dirinya tidak menampik kalau banyak diantara para kandidat Cagub NTB yang sudah menghubungi dan melakukan komunikasi politik dengannya terkait semakin dekatnya agenda pilkada tahun depan. Namun dirinya belum bisa menjawab karena semuanya harus melalui proses dan mekanisme apakah nantinya organisasi memberikan kepercayaan atau tidak.

Sejumlah tokoh NTB tersebut diantaranya KH.Zulkifli Muhadli, HM.Suhaili FT, HM.Ali BD, H.Zulkifirmasyah maupun lainnya namun sampai saat ini belum ada keputusan apapun tentang lamaran tersebut karena harus menunggu keputusan bulat dari organisasi.

"Organisasi belum memutuskan siapa kader NW yang akan diusung dalam Pilgub NTB mendatang dan siapun yang akan diusung nantinya tentunya harus patuh dan tunduk terhadap perintah organisasi," kata Siti Rohmi Djalillah yang juga Ketua Umum Pimpinan Muslimat NW.

Lebih jauh Rohmi menegaskan dirinya masih belum memikirkan soal pencalonan Gubenur dan Wakil Gubenur NTB, karena masih fokus terhadap pendidikan di Unhaz Selong, apalagi dengan baru berubah statusnya dari Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu  Pendidikan (STKIP) menjadi universitas tentunya masih banyak yang harus diperbuat untuk kemajuan Unhaz kedepannya.

"Kunci utama adalah bekerja yang terbaik untuk kemajuan organisasi dan Unhaz untuk saat ini,karena kalau masalah politik ada waktunya," tambahnya.

Meski belum didaulat oleh organisasi NW untuk maju dalam pilkada nanti, namun dukungan ke arah munculnya kader NW setelah TGB mulai keras didengungkan para simpatisan dan pencinta organisasi terbesar di Nusa Tengara Barat ini. (10)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.