Piye

Polres Lotim Hentikan Kasus Jembatan Maut, Ini Alasannya...

Polres Lotim Hentikan Kasus Jembatan Maut, Ini Alasannya...
SuaraLombok.com | Lombok Timur -  Lama tak terdengar perkembangan kasusnya, kabar kurang mengenakkan muncul dari kasus ambruknya jembatan desa penghubung dua desa di wilayah Sekarteja kecamatan Selong kabupaten Lombok Timur yang menelan korban jiwa kasus penyelidikan kini justru dihentikan petugas karena dinilai tidak ditemukan unsur pidana dan tidak ada kerugian negara di dalamnya.

"Kasus dugaan korupsi jembatan maut Sekarteja terpaksa dihentikan kasusnya karena tidak ditemukan kerugian negara," tegas Kasat Reskrim Polres Lotim AKP Antonius Feabuadodo kepada Suara Lombok di ruang kerjanya Selasa (18/04). 

Kesimpulan menghentikan kasus tersebut setelah pihaknya melakukan gelar perkara soal kelanjutan proses penyelidikan kasus jembatan maut yang menyebabkan korban jiwa tersebut terkait juga dengan hasil audit dari tim Institut Teknik Surabaya (ITS) yang dilibatkan dalam proses investigasi yang menyimpulkan tidak ditemukanna kerugian negara.

"Hasil tim ITS kalau pengerjaan proyek jembatan itu sudah sesuai dengan kontrak dengan tidak ada yang menyimpang didalamnya, sehingga inilah yang mendasari penyidik untuk menghentikan kasus tersebut," lanjut Kasat Reskrim.

Selain itu, tambahnya dengan dihentikan proses hukum jembatan ambruk untuk tahap pertama tersebut, maka tentunya dari pihak SKPD yang mengerjakan proyek itu bisa melanjutkan kembali sesuai dengan kontrak yang ada. (10)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.