Piye

Polisi Pastikan Kasus Dugaan Pungli Kades Lembar Selatan Terus Berlanjut

Polisi Pastikan Kasus Dugaan Pungli Kades Lembar Selatan Terus Berlanjut
SuaraLombok.com | Lombok Barat - Kasus Dugaan Pungutan Liar (pungli - Red) bernilai ratusan juta rupiah yang diduga dilakukan oleh Kepala Desa Lembar Selatan dipastikan terus bergulir dan mulai menemui titik terang. Saat ini kasusnya sedang dalam proses pengumpulan data oleh pihak Kepolisian Resort (Polres) Lombok Barat.

Keterangan tersebut disampaikan Kasat Reskrim Polres Lombok Barat, AKP Joko Tamtomo kepada SuaraLombok.com yang memberi sinyal positif bahwa pihaknya saat ini sedang fokus pada proses pengumpulan dokumen, setelah semua dokumen terlengkapi, maka dipastikan tahap selanjutnya akan dilakukan pemanggilan terhadap para saksi.

“Mulai Januari kemarin, proses penyelidikan sudah berjalan, dan kami fokus kepada pengumpulan dokumen-dokumen terlebih dahulu, setelah semua dokumen terlengkapi, maka kami akan langsung memanggil para saksi dan pemanggilan para saksi sudah kami jadwalkan, dalam bulan ini, semua saksi bakal kita panggil” Ungkap Joko kepada suara Lombok Kamis (05/04).

Sementara terkait dugaan ada atau tidaknya pungli yang dilakukan oleh oknum Kades tersebut, pihaknya kini masih mendalami dan memang ada dugaan kuat terjadi pungli, jika mengacu pada pasal 12 e tentang tindak pidana korupsi yakni memaksakan kehendak untuk mendapatkan suatu barang maupun uang.

“Kita duga kuat terjadi pungli, kita akan lanjutkan ini, tapi tentunya kami butuh waktu, perkara kasus korupsi kan berbeda dengan kasus pidana umumnya ” lanjut Joko.

Kasus dugaan pungutan Liar yang melibatkan Kepala Desa Lembar Selatan, M.Salikin ini mencuat lantaran adanya pungutan yang diberlakukan oleh pihak pemerintahan Desa Lembar Selatan terhadap angkutan batu bara yang melintasi jalan Desa Lembar Selatan, Dengan tarif sebesar 15 Juta Perbulan, yang sudah berlangsung sejak tahun 2013 yang lalu. (05)

Berikut ini link videonya :

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.