Piye

Penyelundup Bayi Lobster Kembali Diciduk, Ini Modus Barunya

Penyelundup Bayi Lobster Kembali Diciduk, Ini Modus Barunya
SuaraLombok.com | Lombok Tengah - Upaya penyelundupan bayi lobster kembali terjadi. Kali ini dilakukan orang yang berasal dari Jakarta berinisial AM. "Petugas Avsec kami curiga karena pelaku tampak mencurigakan," ungkap GM PT AP I, I Gusti Ngurah Ardita.

Pihaknya yang curiga langsung melakukan standar pemeriksaan terhadap pelaku yang saat itu membawa 2 koper. Pelaku yang awalnya akan terbang ke Surabaya menggunakan pesawat Lion akhirnya diamankan ke ruang AOCC.

"Karena keterangannya berbelit dan keyakinan kalau itu adalah baby lobster, petugas kami langsung koordinasi dengan balai karantina ikan kelas II Mataram yang sedang bertugas," jelasnya.

Sementara itu, M Farhan dari Balai Karantina Ikan Kelas II Mataram menjelaskan modus pengiriman tergolong baru dan berbeda dari modus sebelumnya. Kali ini penyelundup menggunakan teknologi 'dakron' atau sejenis busa yang dimodifikasi.

"Ini sebenarnya kasus kedua menggunakan modus semacam ini, tapi ini sudah dimodifikasi dan mencoba mengelabui dengan penambahan pakaian di dalam koper, Keunggulan menggunakan modifikasi ini, pelaku bisa membawa bibit lebih banyak dari cara biasa yang menggunakan air. Selain itu, bibit lobster akan memiliki peluang hidup lebih besar dan lebih lama mencapai 8 jam. " jelasnya.

lebih jauh Farhan menyatakan pihaknya masih mendalami kasus ini dan baru sampai tahap mengetahui asal baby lobster ini. "Kalau baby lobster bisa dipastikan dari Lombok Tengah bagian Selatan, Lombok Timur dan sebagian dari Sumbawa, ini juga menurut pengakuan pelaku," imbuhnya.

Pelaku diancam hukuman maksimal 6 tahun penjara karena melanggar Permen Kelautan dan Perikanan nomor 56 tahun 2016 tentang penangkapan dan penyelundupan baby lobster. (09)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.