Piye

Paripurna Terkait Raperda Pembangunan Industri

Paripurna Terkait Raperda Pembangunan Industri
SuaraLombok.com | Lombok Barat - DPRD Lombok Barat (Lobar) menggelar Paripurna dengan agenda mendengar jawaban Bupati Lobar atas pandangannya terhadap pandangan dewan tentang pembahasan Dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pembangunan industri di tahun 2017 - 2035 dan Pengelolaan sampah yang telah diusulkan Pemerintah Daerah Lobar) di ruang sidang dewan, (19/04).

Dalam sidang Paripurna tersebut Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid dihadapan Ketua DPRD dan anggotanya. Pimpinan SKPD dan Forkopimda menjawab beberapa hal yang yang menjadi pertanyaan dewan pada sidang  Paripurna sebelumnya.

Dikatakanya, langkah  yang akan  diambil Pemerintah Daerah (Pemda) jika nantinya Raperda ini disetujui. Terkait pengelolaan sampah Pemda Lobar akan melakukan indentisifikasi jumlah volume sampah yang dihasilkan. sarana dan prasarana pengangkutan sampah akan ditingkatkan.

"Akan dilakukan pengadaan lahan untuk tempat penampungan sementara (TPS) di masing - masing kelurahan dan desa serta penambahan tempat pemerosesan akhir (TPA) di Tiga zona yaitu Selatan di Sekotong, tengah di Narmada dan utara di Batu Layar. " jelasnya

Disamping itu, Pemda juga akan melakukan pengelolaan sampah bersama dengan Pemerintah Kota Mataram secara terpadu di kawasan TPA Kebon Kongok serta akan mendorong terbentuknya wadah yang mengelola sampah terpadu dimasing - masing Kecamatan dan kelurahan.

"Terkait wilayah yang akan dijadikan daerah industri, Pemda Lobar dalam menetapkan daerah industri mengacu pada tata ruang wilayah dimana kawasan industri besar dan sedang diarahkan pada wilayah Labuapi, Lembar dan Sekotong. Sedangkan untuk kawasan industri kecil dan rumah tangga berada di semua Kecamatan," pungkasnya. (01D)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.