Piye

Pakem Minta Pengikut Ahmadiyah Hormati Keputusan Bersama

Pakem Minta Pengikut Ahmadiyah Hormati Keputusan Bersama
SuaraLombok.com | Lombok Timur - Tim Penganut Aliran Kepercayaan (Pakem) Lombok Timur meminta kepada pengikut jamaah ahmadiyah yang berada di Desa Greneng, Kecamatan Sakra Timur untuk menghormati hasil keputusan bersama agar bersama menjaga ketertiban dengan tidak melakukan tindakan yang bisa memancing keresahan masyarakat sekitarnya.

hal tersebut ditegaskan Ketua Pakem Lotim,Tri Cahyo Hananto yang juga Kepala Kejaksaan Negeri Selong kepada wartawan Minggu (09/04). "Kalau jamaah ahmadiyah tetap melakukan perbuatan atau tindakan meresahkan warga sekitarnya setelah dilakukan mediasi, Maka sudah barang tentu pengikut ahmadiyah tidak menghormati keputusan yang telah dibuat bersama-sama," tegasnya.

Dalam keputusan yang dibuat bersama antara pengikut ahmadiyah dengan kades,kadus,BPD dan tokoh masyarakat,agama dan pemuda di se desa Greneng memuat tiga point yakni pertama agar jamaah ahmadiyah tidak akan menyebarluaskan paham ahmadiyah kepada masyarakat sebagaimana amanat keputusan bersama tiga menteri yakni Menteria Agama,Jaksa Agung dan Mendagri.

Kedua jamaah ahmadiyah  kembali kepada ajaran islam dengan melaksanakan aktivitas ibadah bersama dan bersosialisasi dalam kehidupan sehari dengan  masyarakat dan menjaga kondusitifitas daerah khususnya Desa Greneng, dan yang terakhir jika melanggar keputusan tersebut akan dikenakan sangsi hukum sesuai undang undang.
 
“Kalau ketiga Point itu dilanggar maka ada sangsi hukum atas pelanggaran pernyataan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," kata Tri Cipto Hananto.

Tri Cahyo Hananto juga berharap dengan mediasi yang dilakukan semestinya persoalan sudah dianggap selesai, karena kedua belah pihak telah saling memaafkan, selanjutnya bagaimana warga ahmadiyah mau melebur dan bersosialisasi dengan warga sehingga bisa kembali menyatu bersama warga lainnya.

"Jamaah ahmadiyah harus bisa membawa diri dengan masyarakat sekitar dan jangan melakukan tindakan penyebaran ajaran ahmadiyah kepada warga lainnya," tandas Ketua Pakem Lotim,Tri Cahyo Hananto. (10)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.