Piye

Over Crodit, Penjara Praya Minta 37 Milliar

Over Crodit, Penjara Praya Minta 37 Miliar
SuaraLombok.com | Lombok Tengah - Kondisi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Praya yang kondisinya over crodit disampaikan Kepala Lapas Praya Lalu Junaedi saat ditemui Suara Lombok Rabu (19/04).

Over kapasitas yang terjadi menyebabkan pihaknya meminta bantuan pemerintah untuk melakukan pemugaran atau rehabilitasi total terhadap lapas ini. "Kami sudah ajukan master plannya, setidaknya dibutuhkan Rp. 37 Miliar sampai tuntas," ungkapnya.

Dijelaskannya kapasitas lapas yang semestinya hanya menampung 90 orang namun banyaknya warga binaan yang ditampung sudah mencapai 306 orang dengan hanya 38 kamar yang berarti sudah sangat over loaded.

Selain persoalan membludaknya tahanan, persoalan kompleks yang lain juga dihadapi seperti kondisi gedung yang sudah memperihatinkan, dari 3 blok yang ada, kondisinya sudah sangat tidak memungkinkan untuk melakukan pembinaan maksimal. "Ini kan dibangun sejak zaman (Penjajahan-Red) Belanda dan belum ada rehab sama sekali," bebernya.

Untuk desain engineering sendiri audah diserahkan ke pemerintah pusat dan sudah mendapat persetujuan. Dari komunikasi yang sudah terjalin, kemungkinan besar rehabilitasi akan dilaksanakan tahun ini. "Kita dijanjikan tahun ini oleh pemerintah, dananya dari APBNP," ungkapnya.

Melihat master plan yang ada, jumlah narapidana yang tadinya hanya bisa ditampung sebanyak 90 orang akan mampu bertambah menjadi 500 orang. Diperkirakan, kelas lapas akan dinaikkan dan SDM akan ditambah sehingga memenuhi standart nasional.

"Kalau sudah diubah pastinya SDM kita harus ditambah, sekarang kita hanya punya 56 pegawai dengan penjagaan 6 orang per lapis, ini memang masih sangat minim," tandasnya. (09)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.