Piye

MTQ Loteng dan Upaya Membumikan Al-Quran

MTQ Loteng dan Upaya Membumikan Al-Quran
SuaraLombok.com | Lombok Tengah - MTQ ke XXVII resmi dibuka Jumat (21/4) malam. Bertempat di Lapangan Otak Dise Desa Mantang Kecamatan Batukliang, Wabup Loteng, Lalu Pathul Bahri membuka kegiatan yang rencananya akan berlangsung selama sepekan ini.

Pathul dalam sambutannya menegaskan jika perhelatan MTQ ini sangat didukung pemerintah daerah karena menjadi bagian dari upaya membumikan Alqur'an di Lombok Tengah. "Salah satu cara kita meningkatkan SDM adalah dengan membumikan Alqur'an, dan salah satu caranya adalah memeriahkan MTQ ini," ungkap Wabup.

Sebab, selain pembangunan fisik seperti KEK Mandalika Resort, Pembangunan kantor Bupati dengan anggaran mencapai Rp. 127 Miliar, Politeknik pariwisata yang menghabiskan anggaran Rp. 130 Miliar dan pembangunan fisik lainnya, Loteng pada khususnya sangat memerlukan pertumbuhan di bidang SDM. "Apa artinya geliat pembangunan fisik jika SDM Loteng tidak berakhlak dengan akhlak yang terpuji," ucapnya.

Selain ajang MTQ, sambung Pathul, Pemkab juga berupaya memuliakan para pelaku pendidikan Alqur'an yang sudah berprestasi. Salah satu yang akan segera terealisasi adalah pemberangkatan Umroh sebanyak 18 orang Qori, Hafiz beserta pembimbing masing yang mendapat gelar juara pada ajang MTQ dan STQ tingkat provinsi beberapa waktu lalu. "Akan berangkat tahun ini, dan semoga ke depan akan lebih banyak lagi yang bisa kita berangkatkan Umroh," harapnya.

Demi membumikan Alqur'an di Gumi Tatas Tuhu Trasna, Pathul juga mengamanatkan agar semua desa se Loteng menyisihkan anggaran dari Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) untuk menyelenggarakan MTQ tingkat desa. Hal itu akan membantu penjaringan bibit-bibit unggul para pencinta Alqur'an di kemudian hari.

Sementara itu, Ketua Panitia MTQ XXVII tingkat kabupaten, Lalu Sabit menjelaskan, perhelatan MTQ ini akan diikuti oleh 647 peserta dari 12 kecamatan se-Loteng. Pihaknya sudah melakukan persiapan matang, termasuk mempersiapkan posko bagi para kontingen. Posko yang disiapkan sekitar 14 titik dan tersebar di dua desa, antara lain di Desa Aik Darek dan Desa Mantang. "Kami manfaatkan rumah warga dan ada juga yang tinggal di rumah dinas Camat," jelas pria yang menjabat sebagai Camat Batukliang ini. (09)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.