Piye

Ketua DPRD Lotim Soroti Jalan Hotmix Rusak

Ketua DPRD Lotim Soroti Jalan Hotmix Rusak
SuaraLombok.com | Lombok Timur -  Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Timur, H. Khaerul Rizal menyoroti banyak ruas jalan hotmix yang rusak di wilayah ibukota Kabupaten Lotim. Apalagi jalan itu pengerjaannya baru selesai, sehingga ini menjadi pertanyaan besar dengan kualitas jalan tersebut.

Seperti halnya jalan lingkar Lendang Bedurik-Tanjung yang sudah mulai rusak dan berlubang, bahkan sudah tiga kali dilakukan perbaikan oleh kontraktor, namun kembali berlubang dan rusak. Begitu juga dengan jalan Prof. M.Yamin Selong sampai KH.Ahmad Dahlan Pancor mengalami hal yang sama, sehingga pihak kontraktor melakukan perbaikan dengan sistim tambal sulam.

"Saya merasa prihatin dengan kondisi jalan yang baru selesai dikerjakan kemudian dalam kenyataan dilapangan sudah mengalami kerusakan," tegas Ketua DPRD Lotim.

Menurutnya dirinya menilai kalau dalam pengerjaannya para pemborong atau kontraktor diduga bermain di pondasi, diantaranya mengenai ketebalan pondasi yang tidak sesuai dengan bestek yang ada, lintasan pemadatan pondasi oleh alat berat yang tidak sesuai dengan spesifikasi,termasuk kualitas sitru atau material tidak sesuai spesifikasi.

Begitu juga dengan pembangunan perbaikan jalan tidak dibarengi dengan pembangunan drainase yang memadai, menyebabkan jalan hotmix banyak yang tergerus dan tidak awet. "Lebih parah lagi konsultan yang merencanakan bangunan jalan hotmix tidak ada drainasenya, sehingga pihak Dinas Pekerjaan Umum kemana dengan melihat kondisi jalan rusak tersebut," kata Rizal.

Sementara ditempat terpisah Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang  Lotim, Dedy Irawan mengatakan kalau pekerjaan jalan hotmix di Lotim perencanaan menjadi prioritas utama dalam pekerjaan hotmix atau pekerjaan ruas dengan penanganan minor pada lokasi kritis mengingat anggaran yang terbatas. "Jika kita melakukan perencanaan yang ideal maka tentunya akan mendapatkan volume hotmix yang sedikit artinya ruas jalan yang tertangani sedikit," tegas Dedy Irawan. (10)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.