Piye

Jabatan Wakil Ketua DPRD Lotim Dari Hanura Belum Terisi

Jabatan Wakil Ketua DPRD Lotim Dari Hanura Belum Terisi
Sekretaris Dewan DPRD Lotim, H. Kaharudin
SuaraLombok.com | Lombok Timur - Posisi jabatan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Timur dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) masih kosong belum ada penggantinya. Pasca meninggalnya Wakil Ketua DPRD Lotim, M. Fadil Naim yang juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Lotim beberapa waktu lalu.

Sekretaris Dewan (Setwan) DPRD Lotim, H. Kaharudin saat dikonfirmasi Suara Lombok membenarkan kalau sampai saat ini posisi Wakil Ketua DPRD Lotim dari Partai Hanura masih kosong dan belum terisi. Karena sampai saat ini Partai Hanura belum mengajukan permohonan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap M. Fadil Naim yang telah meninggal dunia.

Karena sesuai dengan aturan main yang dari pimpinan partai pengajukan permohonan PAW kepada pimpinan dewan, untuk kemudian ditindaklanjuti pimpinan dewan ke KPU Lotim guna dilakukan proses verifikasi terhadap penggantinya.

"Memang posisi Wakil Ketua DPRD dari Hanura kosong dan belum ada masuk surat PAW juga yang dilakukan partai," tegas Kaharudin.

ditambahkannya pihak dewan saat ini tinggal menunggu saja surat permohonan PAW dari partai, kemudian baru setelah itu dipelajari oleh pimpinan dewan sebelum dilanjutkan ke KPU Lotim guna dilakukan proses sesuai dengan aturan perundang-undangan yang ada.

"Tanpa tanpa adanya surat permohonan yang dimasukkan partai tentunya pihak dewan tidak bisa untuk memprosesnya sebagaimana dengan PAW sebelumnya," kata Setwan DPRD Lotim, Kaharudin.

Ditempat terpisah anggota DPRD Lotim dari Hanura H. Surdian mengatakan dengan kekosongan pada posisi Wakil Ketua DPRD Lotim dari Partai Hanura sampai saat ini, maka tentunya yang dirugikan adalah partai Hanura sehingga pihaknya meminta kepada partai untuk mempercepat proses PAW agar jabatan Wakil Ketua cepat terisi.

"Saya inginkan dari partai untuk segera memproses PAW, namun tentunya semuanya itu saya serahkan ke partai saja yang lebih tahu mengenai masalah ini," terang Surdian. (10)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.