Piye

Gili Sunut Ekslusif, Pelaku Wisata Meradang

Gili Sunut Ekslusif, Pelaku Wisata Meradang
SuaraLombok.com | Lombok Timur - Para kelompok sadar wisata maupun pelaku wisata yang ada di Kabupaten Lombok Timur memprotes kepada pemerintah Kabupaten Lombok Timur atas sikap pihak investor Ocean Blue yang tak memberikan masuk kepada wisatawan asing maupun lokal yang ingin menikmati keindahan pantai Gili Sunut di wilayah Kecamatan Jerowaru.

Demikian ditegaskan Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Se-Lotim,Zaenul Fadli di Selong. "Kami protes dengan sikap pihak PT Ocean Blue yang melarang wisatawan masuk ke Gili Sunut, sehingga ini harus menjadi perhatian pemerintah daerah," tegasnya.

Menurutnya meski pihak investor yang bergerak dibidang pariwisata tersebut diberikan kewenangan oleh pemerintah daerah untuk mengelola kawasan Gili Sunut, bukan berarti semau-maunya untuk melakukan pelarangan terhadap wisatawan atau masyarakat yang ingin berkunjung ke pantai Gili Sunut.

Karena masyarakat Lotim juga berhak untuk rekreasi ke pantai Gili Sunut,guna menikmati segala keindahan di pantai tersebut. Sehingga tentunya dari pemerintah daerah hendaknya membangunkan lokasi areal untuk masyarakat umum agar bisa berkunjung ke pantai tersebut.

"Pemerintah daerah harus membuatkan lokasi areal untuk masyarakat di wilayah Gili Sunut, dengan adanya investor melakukan pelarangan masuk ke wilayah itu, karena alasan sudah menjadi kewenangan investor untuk melarang masyarakat umum masuk," kata Fadli yang juga pelaku wisata Lotim.

Lebih jauh Ketua Pokdarwis Lotim menambahkan kalau ini tidak segera disikapi oleh pemerintah daerah, maka tidak menutup kemungkinan kedepannya akan terjadi gejolak dan akan merepotkan pemerintah daerah dan pihak investor tentnya.

"Sepanjang sejarah tumben warga pribumi dilarang masuk ke Pantai Gili Sunut yang merupakan bagian dari wilayah Lotim, sehingga inilah yang sangat disesalkan," tambah Zaenul Fadli. (10)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.