Piye

Wagub Ajak Umat Hindu Bangun NTB

Wagub Ajak Umat Hindu Bangun NTB
SuaraLombok.com | Mataram - Wakil Gubernur NTB  H.Muh. Amin, S.H., M.Si. mengajak ummat Hindu NTB terus meningkatkan kontribusi membangun NTB menjadi lebih maju. Saat ini kondisi keamanan dan kerukunan di NTB sangatlah kondusif, Kerukunan dan kerja keras seluruh masyarakat NTB termasuk ummat Hindu telah mengantarkan NTB meraih kemajuan yang pesat.

Ajakan tersebut disampaikan Wagub saat memberikan sambutan pada acara Dharma Santi Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1939 yang dilaksanakan Parisadha Hindu Dharma Indonesia Provinsi NTB, di Taman Mayura Cakranegara Mataram, Sabtu (29/4).

Pada acara yang dihadiri ribuan ummat Hindu itu, Wagub yang juga putra bangsa kelahiran Sumbawa menegaskan bahwa pluralitas merupakan karunia. Sebagai petunjuk bahwa Tuhan menyediakan begitu banyak jalan untuk melaksanakan amal-amal yang baik. “Keberagaman harus dijadikan modal dasar membangun NTB lebih maju”, tegasnya.

Menurutnya, Peringatan Hari Raya Nyepi bagi ummat Hindu, adalah ajaran yang sarat dengan kerukunan dan toleransi. “Tapa brata, yang mengajarkan tentang disiplin diri, laku sopan santun adalah selaras dengan tujuan pembangunan”, tuturnya, seraya mengajak segenap ummat Hindu untuk terus merawat kerukunan itu, sebagai modal membangun NTB kedepan. Ia juga menuturkan, bulan ini NTB meraih penghargaan sebagai provinsi berkinerja terbaik. “Semua itu berkat kerja masyarakat, kerja Pemerintah, Pemuda dan Wanita, termasuk bapak/ibu ummat Hindu”, tutur Wagub.

Wagub menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Ummat Hindu NTB. Ia mengakui tidak sedikit dari ummat Hindu yang memiliki skill yang baik, yang  dengan tulus ikut mengabdi dan membangun NTB. Bahkan diakuinya ummat Hindu memiliki keuletan dan ketekunannya dalam bekerja, kejujuran dan semangat persaudaraannya. Ia mengharapkan potensi itu perlu terus dikembangkan.

Ketua PHDI Provinsi NTB, Gde Mandera, S.E., M.M., mengapresiasi kehadiran Wagub dan seluruh pejabat dan tokoh agama se-NTB. ”Pemerintah atau Gubernur/Wakil Gubernur adalah guru wisesa kami”, ujarnya. Pada Kesempatan itu, ia juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Gubernur NTB yang telah memberikan bantuan bagi berlangsungnya kegiatan Dharma Santi ini, imbuh Mandera.

Mandera menjelakan, rangkaian kegiatan perayaan Nyepi di NTB telah berlangsung dalam suasana persaudaraan dan toleransi yang baik. Berkat dukungan dan pengayoman dari Gubernur NTB, seluruh rangkaian ritual itu dapat dilaksanakan dengan aman, lancar, tertib dan penuh persaudaraan. ”Kami juga telah melaksanakan momen budaya, pawai ogoh-ogoh yang menjadi medium persaudaraan antar ummat”, tuturnya. Sebab pawai itu tidak hanya diikuti oleh ummat Hindu, juga dimeriahkan oleh partisipasi ummat lintas agama, papar Ketua PHDI. (02)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.