Piye

TGB : Pertumbuhan Ekonomi Harus Mencerminkan Kesejahteraan yang Merata

TGB : Pertumbuhan Ekonomi Harus Mencerminkan Kesejahteraan yang Merata
SuaraLombok.com | Mataram - Konsep Ekonomi berkeadilan dengan berdasarkan pada pemerataan kesejahteraan di segala lapisan masyarakat disampaikan Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi saat memberikan sambutan dalam acara Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM KUKM di Mataram yang juga turut dihadiri oleh Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Puspayoga, Senin (13/03).

Dihadapan ratusan peserta yang hadir TGB (sapaan akrab Gubernur NTB) memaparkan bagaimana geliat pertumbuhan ekonomi di NTB yang positif, dimana secara statistik berada diatas rata - rata nasional, namun masih perlu dibenahi dalam segala hal. Terutama mengupayakan agar pertumbuhan tersebut bisa juga dirasakan secara real dalam bentuk keterlibatan seluruh pelaku ekonomi mikro kecil dan menengah dan juga koperasi untuk mencapai pemerataan ekonomi secara menyeluruh.

“Tugas kita saat ini memastikan agar seluruh proses ekonomi pembangunan kita bisa menghadirkan kemanfaatan bagi semua, cerminannya pelaku ekonomi semakin inklusif rasio biling nya bisa menurun, dan kesenjangan bisa kita kurangi” papar nya.

Pergeseran pelaku ekonomi di daerah yang kini mulai ramai dibanjiri oleh para pemodal besar dengan kehadiran retail modern dari kota hingga pedesaan di provinsi Nusa tenggara Barat tak luput dari perhatian TGB yang dianggap juga menjadi tantangan kedepan bagaimana membangun iklim ekonomi lokal yang mandiri dan berdaya saing.

“Jika pertumbuhan ekonomi daerah dimonopoli oleh para pemodal besar maka hasil ekonomi dialirkan ke luar daerah, dan yang terjadi proses penghisapan ekonomi daerah”  tutur gubernur.

Karenanya dalam kesempatan tersebut TGB mengajak semua pihak termasuk para pemuda untuk berperan aktif membangun ekonomi sebagai actor penggerak perekonomian di Nusa Tenggara Barat secara inklusif melalui Koperasi dan UMKM yang ada demi terciptanya iklim ekonomi yang sehat dimasa yang akan datang.

“Yang menjadi prioritas kita kedepan bagaiman pertumbuhan ekonomi mencerminkan keadilan distribusi ekonomi kita, tidak hanya hasil aktifitas ekonomi yang semakin besar tapi pelakunya juga semakin banyak, dan bukan hanya dilakukan oleh pemilik modal saja tapi menyentuh ke segala lapisan masyarakat”  jelasnya.

Gagasan gubernur tersebut juga diamini oleh Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Gde Ngurah Puspayoga yang turut mengapresiasi pertumbuhan iklim ekonomi positif di NTB yang menurutnya termasuk tertinggi di Indonesia. Namun Puspayoga juga mengingatkan tingginya capaian statistik itu semestinya memang harus dibarengi dengan tercapainya kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

“Tingginya capaian pertumbuhan ekonomi secara statistik itu tidak selalu berbanding lurus dengan pemerataan kesejahteraan, jika itu terjadi maka artinya pertumbuhan itu hanya dinikmati oleh segelintir orang saja” ungkap Puspayoga.

Karenanya peningkatan kapasitas pelaku ekonomi lokal, mikro dan menengah termasuk koperasi di daerah melalui pelatihan kewirausahaan dianggap penting sebagai salah satu solusi untuk memastikan peran pemerintah kembali membangkitkan pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan agar terjadi pemerataan ekonomi di seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

“Dorongan pemerintah terhadap koperasi dan UKM merupakan solusi  untuk mencapai pertumbuhan yang berkeadilan dan merata itu, negara harus hadir disana dan ini menjadi tugas kta bersama” pungkasnya. (02)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.