Piye

RSUP NTB Mutakhirkan alat Medis Bedah Saraf

RSUP NTB Mutakhirkan alat Medis Bedah Saraf
SuaraLombok.com | Mataram - Modernisasi peralatan medis untuk memudahkan proses penanganan pasien serta peningkatan mutu pelayanan terus dilakukan pihak RSUP Nusa Tenggara Barat dengan menghadirkan peralatan medis yang mumpuni untuk mengatasi tantangan dunia kedokteran dan ragam keluhan penyakit yang muncul.

Salah satunya di bidang bedah saraf RSUP NTB saat ini telah melengkapi diri dengan alat mikroskop canggih yang khusus diperuntukkan untuk tindakan operasi bedah saraf pasien bernama OPMI PENTERO 900 yang diharapkan mampu menjadi solusi meringankan tugas para ahli spesialis saraf mengatasi berbagai kesulitan dalam tindakan medis terkait operasi bedah saraf.

Peralatan medis tersebut diperkenalkan dalam workshop sehari bertemakan “Lombok Braine and Spine Update 2017 (LOBUS)” yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Sarar Indonesia (PERSPEBSI) dihadiri oleh para dokter, tenaga medis, serta mahasiswa Kedokteran di NTB, yang dibuka oleh Ketua IDI Wilayah NTB dr. I Komang Gerudug MPH dan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Mataram dr. Hamsu Kadriyan Sp. THT, M. Kes bertempat di Hotel Golden Tulip Mataram, Minggu (19/03).

Seminar ilmiah tersebut diisi dengan pemaparan sejumlah isu sentral terkait perkembangan kasus terkini dunia medis khususnya bedah saraf yang menghadirkan sejumlah pembicara ahli bedah saraf seperti Prof. DR. dr. Abdul Hafid Bajamal Sp.BS (K) dari Universitas Airlangga Surabaya serta sejumlah pembicara lain tersmasuk dokter spesialis bedah saraf RSUD Provinsi NTB/ FK Unram dr. Rohadi Sp.BS.

Dalam paparannya dr. Rohadi menyampaikan beberapa kasus bedah saraf yang mampu ditangani oleh RSUP NTB termasuk peran penggunaan alat canggih mikrosof OPMI Pentero 900 tersebut yang dinilai sangat membantu dalam mengatasi persoalan medis warga NTB khususnya dalam bidang bedah saraf.

“Peralatan ini sangat membantu kita dalam melakukan tindakan operasi saraf yang selama ini terkesan sulit” ungkapnya.

Sementara Direktur RSUD Provinsi NTB Dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM memberikan apresiasi dan dukungan penuh dalam perkembangan penanganan kasus bedah saraf di RSUP NTB termasuk dengan upaya pemutakhiran peralatan medis khusus bedah saraf  sehingga bisa membantu para dokter spesialis saraf dalam menjalankan tugasnya secara lebih profesional.

“Kami apresiasi modernisasi peralatan medis pendukung, ini demi meningkatkan kualitas pelayanan medis di RSUP terutama di bidang bedah saraf” tuturnya di hadapan para peserta.

Selain sebagai ajang silaturrahmi acara seminar yang dirangkai dengan workshop tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dengan berbagai hasil penelitian dan perkembangan pelayanan bedah saraf dengan teknologi terkini. Pertemuan ini juga sebagai salah satu pengabdian masyarakat Kedokteran Indonesia untuk melakukan update pengetahuan dan penelitian. (02)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.