Piye

Prabowo : Elit Politik Sekarang Tidak Memiliki Kepekaaan Terhadap Kepentingan Rakyat

Prabowo : Elit Politik Sekarang Tidak Memiliki Kepekaaan Terhadap Kepentingan Rakyat
SuaraLombok.com | Mataram - Sindiran sikap para elit politik di pusat dan daerah yang dewasa ini yang cenderung berfikir individualis mementingkan diri sendiri disampaikan Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra - Red) dihadapan pejabat Muspida Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam sambutannya di Pendopo Gubernur NTB Rabu (07/02).

Dalam acara bertemakan Silaturrahmi yang dihadiri Gubernur NTB DR. TGH. M. Zainul Majdi serta puluhan tokoh masyarakat agama dan perwakilan etnis di NTB tersebut, Prabowo yang tampil dengan setelan khas baju kemeja putih dengan setelan celana krem menyampaikan sejumlah ‘kegalauannya’ tentang kondisi kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini yang dinilai mulai jauh dari nilai - nilai positif warisan para pendahulu bangsa.

“Kekayaan alam kita di Indonesia termasuk di NTB ini luar biasa, harus dikelola dengan baik, dan sepenuhnya atas nama kepentingan dan demi kesejahteraan rakyat, bukan untuk kepentingan segelintir orang” ungkap mantan Danjen Kopassus ini berapi - api.

Pendiri Partai Gerindra juga menyindir sikap para elit memangku jabatan publik dewasa ini yang lebih sibuk memikirkan dirinya sendiri tanpa mau memberikan sumbangsih pemikiran ataupun berkorban untuk kepentingan rakyat banyak yang saat ini menurutnya masih jauh dari kata sejahtera.

“Elit di Indonesia itu kini sudah tidak punya kepekaan terhadap bangsa dan negara, kepentingannya yang penting dirinya keluarganya kelompoknya” tegasnya.

Lebih jauh Prabowo juga mengajak para pengampu kebijakan dan elit politik di pusat dan daerah untuk membuka mata dan berfikir realistis, tidak terjebak pada hitungan angka angka matematis misalnya seperti angka pertumbuhan ekonomi yang diklaim semakin meningkat dari tahun ke tahun namun tidak memberikan dampak berarti bagi warga masyarakatnya.

“Untuk apa bicara pertumbuhan, katakanlah Indonesia berani atau mampu bikin pertumbuhan 15 persen pertahun, tidak ada pengaruh kalau pertumbuhan itu bukan milik bangsa Indonesia” imbuhnya.

Sementara itu Gubernur NTB DR. TGH. M. Zainul Majdi menampik kehadiran Prabowo Subiyanto sebagai langkah politis, kehadiran Ketua Umum Gerindra tersebut merupakan silaturrahmi biasa yang dilakukan oleh seorang tokoh nasional yang harus dijamu jika hadir di daerah.

“Ndak ada bicara tentang politik, pak prabowo datang sebagai tokoh nasional dan sama sekali tidak bicara politik” tegasnya.

Sementara menanggapi pidato Prabowo dihadapan para tokoh masyarakat NTB, Gubernur berharap hal itu bisa menjadi pengingat bagi para elit termasuk para pejabat di NTB untuk berbuat yang terbaik bagi kesejahteraan rakyat kedepan.

“Yang disampaikan tadi sebagai pengingat bagi kita sebagai bangsa bahwa kegiatan ekonomi pembangunan yang kita lakukan tidak boleh memperbesar jurang ketimpangan, beliau mengingatkan kita termasuk di NTB bahwa target kita bukan mengejar berapa persen pertahun tapi bagaimana mengurangi ketimpangan diantara masyarakat itu saja” pungkasnya. (02)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.