Piye

Pendemo Didepan Kantor Walikota Mataram Dipukuli

Pendemo Didepan Kantor Walikota Mataram Dipukuli
SuaraLombok.com | Mataram - sejumlah mahasiswa yang menyuarakan adanya dugaan kasus korupsi pada Dinas Pertanian Kota Mataram di depan kantor Walikota Mataram menjadi korban pemukulan massa tandingan yang menolak adanya demo.

Pantauan wartawan, demo tandingan tersebut seolah ada yang mengomandoi untuk menolak adanya demo di depan kantor Walikota Mataram, merekapun langsung bereaksi dengan memukuli serta melakukan pengejaran terhadap sejumlah mahasiswa yang sedang berorasi menyuarkan adanya dugaan kasus korupsi pada Dinas Pertanian Kota Mataram.

Akibatnya suasana sempat tak terkendali polisi pun bertindak sigap dengan melarikan mahasiswa korban pemukulan menggunakan mobil patroli, kehadiran Wakil Walikota Mataram Mohan Roliskana saat berlansungnya demo tak bisa meredam tindakan anarkis dan main hakim sendiri massa tandingan yang menolak adanya demo di depan kantor Walikota Mataram.

Korlap Aliansi Masyarakat Peduli Transpransi (AMA TETRA NTB)  Muhammad Yakub mengakui kalau rekannya dipukuli didorong dan ditendang, hal tersebut tidak lepas dari tuntuan pendemo agar Kadis Pertanian Kota Mataram di copot.

“Tindakan represif massa tandingan yang menolak adanya demo di depan kantor walikota mataram ini disayangkan.” Tuturnya.

Lanjutnya, kami berasal dari elemen mahasiswa di Mataram selain merupakan agent of change atau fungsi control kami juga mengantongi ijin dari kepolisian, kami hanya menyuarakan adanya dugaan kasus korupsi dana bantuan bibit cabai mencapai 2,8 milyar pada Dinas Pertanian Kota Mataram tahun 2016 silam.

“Setidaknya dengan telah dilaporkan kasus dugaan korupsi dana bantuan bibit cabai pada dinas pertanian kota mataram ini ke kejaksaan tinggi NTB, Pak Walikota sebagai pucuk Pimpinan Kota Mataram bisa mengambil tindakan tegas.” tandasnya. (01)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.