Piye

Lima Petugas Rutan Selong Terancam Diberikan Sangsi

Lima Petugas Rutan Selong Terancam Diberikan Sangsi
SuaraLombok.com | Lombok Timur - Lima petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Selong terancam diberikan sangsi tegas atas kaburnya tahanan terpidana kasus penipuan dan penggelapan, Frangky Adrianto (30), Sabtu lalu.

Kepala Rutan Selong, Kurnia Panji Pamekas saat dikonfirmasi media di kantornya. Menegaskan, saat ini lima petugas tersebut masih diperiksa dan dibuatkan berita acara pemeriksaan. Guna mengetahui penyebab tahanan itu kabur dari rutan Selong.

"Untuk saat ini lima petugas piket masih dilakukan pemeriksaan sehingga masih menunggu saja," tegasnya.

Menurutnya kalau nantinya dalam hasil pemeriksaan petugas piket yang saat tahanan kabur tersebut ditemukan ada unsur kesengajaan, maka sudah barang tentu sangsi tegas sudah menunggu petugas piket tersebut, Begitu juga kalau hasilnya nanti ada unsur kelalaian, maka tentunya sangsi juga sudah menunggu. Dengan mengacu para peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Pimpinan memberikan sangsi tentunya berdasarkan aturan main yang ada dengan tidak asal menghukum saja, namun kami akan melakukan hukuman tersebut, apakah ada unsur kelalaian petugas piket dalam kaburnya tahanan tersebut.” Tuturnya.

Lebih jauh Kepala Rutan Selong menambahkan sementara pihaknya memberikan warning kepada petugas untuk lebih ketat lagi dalam melakukan pengawasan terhadap para narapida, Dengan melakukan pengecekan satu persatu tahanan yang ada di dalam rutan tersebut, Sehingga kasus yang serupa tidak akan terjadi lagi.

"Pasca kasus kaburnya tahanan rutan kami perketat pengawasan, sedangkan sampai saat ini tahanan yang kabur belum ditemukan dengan terus melakukan pencarian," tambahnya. (SL10)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.