Piye

Kasus Sekaroh, Penetapan Tersangka Akan Tunggu Hasil Audit Kementrian LHK

Kasus Sekaroh, Penetapan Tersangka Akan Tunggu Hasil Audit Kementrian LHK
SuaraLombok.com | Lombok Timur - Pihak Kejaksaan Negeri Selong Kabupaten Lombok Timur hingga kini masih menunggu hasil audit dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehuatan (LHK). Terkait dengan kasus hutan Sekaroh yang penanganannya sudah sampai tahap penyidikan.

Kepala Kejaksaan Negeri Selong, Tri Cahyo Hananto menuturkan, untuk kelanjutan kasus hutan Sekaroh kami menunggu hasil audit kerugian negara dari kementerian, karena kalau kami yang harus melakukan audit tentunya tidak mungkin, karena hal tersebut, bukan kewenangan kejaksaan. Sehingga yang berhak untuk melakukan audit adalah kementerian selaku pihak yang memiliki kawasan hutan, Begitu juga dengan saksi ahli tentunya berasal dari kementerian,sehingga Maret ini akan dilakukan pemanggilan untuk diminta keterangan mengenai masalah kasus hutan Sekaroh.

"Tidak gampang untuk lakukan audit, karena lokasinya sangat luas, dengan membutuhkan waktu sekitar dua bulan," kata Tri Cipto Hananta.

Lebih lanjut, namun walau demikian, dia mengakui kalau pihaknya telah meminta keterangan dan memeriksa puluhan saksi-saksi, diantaranya mantan Bupati Lotim, H.Sahdan, Sekda Lotim, H.Rahman Farly yang pada waktu itu menjabat sebagai Kabag Umum Setda Lotim dan beberapa mantan pejabat desa maupun kecamatan yang mengetahui kasus tersebut.

"Untuk penetapan tersangka, kita akan menunggu hasil audit terlebih dahulu, sebagai acuan penetapan tersangkanya nanti. “pungkasnya. (10)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.