Piye

Gubernur NTB Kaji Konsep ‘Pembangunan’ Hijau Ala Korea

Gubernur NTB Kaji Konsep ‘Pembangunan’ Hijau Ala Korea
SuaraLombok.com | Mataram – Gubernur NTB DR.H.M. Zainul Majdi saat ini sedang berada di Provinsi Jeju Korea Selatan untuk menghadiri acara Ekspo Electric Vehicle (Pameran Kendaraan Listrik) terbesar di dunia diikuti para pengambil kebijakan terkait Electerik Vehicle dengan menghadirkan karya para produsen besar kendaraan listrik di Asia, Amerika dan Uni Eropa.

Ekspo ini memamerkan aneka jenis mobil listrik karya para produsen yang sudah diproduksi massal dan telah beroperasi di seluruh dunia terutama di negara - negara maju sebagai alternatif modal transportasi darat yang ramah lingkungan.

Di sela - sela kunjungannya Tuan Guru Bajang atau TGB (panggilan akrab Gubernur NTB) juga menggelar pertemuan dengan Gubernur Jeju Wo, Hee Ryon untuk membahas implementasi kerjasama antar kedua daerah khsususnya dalam bidang pariwisata, konsep pembangunan ramah lingkungan dan energi terbarukan. Tak lupa pula TGB mengundang Gubernur Hee Ryong untuk hadir dalam NTB Invesment Forum 2017 yang akan diselenggarakan pada bulan Oktober yang akan datang di Mataram. 

Bersamaan dengan Ekspo ini, juga dilaksanakan Konferensi International Green Island Forum (IGIF) yang kempt dan TGB didaulat menjadi salah satu pembicara utama dalam konferensi ini untuk berbagi pengalaman tentang implementasi konsep pengembangan pembangunan hijau di Provinsi NTB. 

Dalam presentasinya Gubernur menyampaikan bahwa pengalaman NTB menunjukkan konsep pembangunan hijau tidak menghambat pertumbuhan bahkan justru bisa menjadi pendorong laju pertumbuhan yang berkelanjutan. Pertumbuhan NTB selama tiga tahun berturut-turut selalu diatas rata-rata nasional dengan indeks makro yang terus membaik. Pembangunan hijau juga berkorelasi kuat dengan pengembangan halal tourism serta pertanian yg menjadi basis ekonomi NTB.

Meski demikian TGB juga  menegaskan konsep pembangunan hijau di NTB masih berada pada tahap awal implementasi sehingga masih banyak hal yang harus dibenahi, dipelajari dan dikembangkan termasuk dengan belajar dari Korea Selatan khususnya Provinsi Jeju yang telah berhasil menerapkan konsep pembangunan hijau. 

“Dalam konsep ini, NTB harus banyak belajar dari Korea khususnya provinsi Jeju yang telah berhasil menerapkan konsep ini” ungkap TGB dalam paparannya.

Berikutnya  Gubernur juga menyampaikan sejumlah kawasan di NTB seperti Mandalika, Samota dan Global Hub Kayangan yang merupakan proyek-proyek masa depan di NTB yang berpedoman pada konsep pembangunan hijau selain kawasan Tiga Gili, Sekotong, Mandalika, teluk Ekas, Samota, Hu'u, Sape, Gili Banta yang juga termasuk pengembangan transportasi ramah lingkungan di Mataram.

Wujud nyata dari konsep tersebut diantaranya dengan pengusulan Geopark Rinjani dan menjadikan Tambora sebagai taman Geopark Nasional yang digagas pemerintah daerah adalah satu bentuk komitmen nyata membangun NTB yang lebih hijau dan berkelanjutan kedepan.

“Kerjasama pembangunan hijau dengan banyak pihak ke depan sangat terbuka dibanyak tempat di NTB. Hal itu merupakan komitmen Pemerintah daerah di NTB untuk memastikan pembangunan ke depan dapat berkelanjutan dengan menjaga daya dukung lingkungan secara maksimal” jelas Gubernur. (02)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.