Piye

Gerakan Sejuta Bibit Ikan, Menebar 30000 Dengan Sasaran Tiga Lokasi

Gerakan Sejuta Bibit Ikan, Menebar 3000 Dengan Sasaran Tiga Lokasi
SuaraLombok.com | Lombok Barat - Komunitas Wartawan Toak (senior) dan Pegiat Komunikasi NTB yang tergabung dalam Gerakan Sejuta Bibit menebar 30000 bibit ikan dengan menyasar tiga lokasi diantaranya, Desa Bagek Polak, Desa Labuapi dan Desa Rumak. Namun dua Lokasi di Kecamatan Labuapi terlihat masuk kategori acara resmi karena dihadiri Pimpinan DPRD Provinsi NTB TGH Mahally Fikri, Ketua Tim Penggerak PKK Lombok Barat Hj. Khairatun Fauzan Halid, camat Labuapi, Kades Bagek polak, kades Labuapi dan Kades bengkel serta para wartawan senior NTB Sabtu (25/03).

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Lobar mengatakan kegiatan ini sangat baik dan sangat bermanfaat bagi masyarakat. Ia juga mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi dorongan bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk melestarikan alam utamanya kebersihan lingkungan sungai.

"Kegiatan ini memberikan motivasi bagimana kita menjaga alam dan lingkungan kita utamanya di perairan sungai. Selain itu kegiatan dari wartawan senior ini memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat luas" ujar Khairatun Fauzan Khalid.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD NTB, TGH Mahally Fikri mengatakan kegiatan amal dan sosial ini perlu terus dilakukan untuk menjawab dan mendukung berbagai progran yang dilakukan oleh pemerintah daerah saat ini. 

"Kegiatan GSBI ini adalah jawaban atas program gemar makan ikan dari Pemerintah Daerah. Kegiatan ini menyediakan ikan yang akan di konsumsi. Karenanya marilah kita jaga bersama ikan ikan yang dilepas ini" ujarnya. 

Mahally Fikri berharap ikan ikan ini tidak ditangkap dengan menggunakan potas atau strum. Namun dibiarkan berkembang agar 3 bulan lagi dapat di pancing oleh masyatakat Luas.

Menanggapi masukan dan arahan dari Tokoh GSBI, Kades Bagek Polak Amir Amrain mengatakan pihaknya akan membuat aturan desa atau awiq awiq untuk menjaga sungai dan menjaga kebersihan sungai.

"Kami akan buat perdes atau awiq awiq yang melarang penggunaan potas dan setrum di sungai ini agar ikan ikan tersebut bisa berlembang dengan baik" ujarnya. 

Ia mengatakan hal ini merupakan wujud kepedulian dan partisipasi desa Bagek Polak dalam menjaga biota sungai.

Setelah dilaksanakan acara serimoni yang dihadiri oleh warga, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penebaran bibit ikan di sungai Bagek Polak dan labuapi yang masing masing di tebar 10.000 bibit ikan. Penerbaran pertama dilakukan oleh Ketua Tim penggerak PKK Hj. Khairatun Fauzan Khalid yang disaksikan oleh warga. Kemudian dilanjutkan oleh Wakil Ketua DPRD NTB, TGH Mahally Fikri, camat dan para kades serta tokoh masyarakat dan tokoh tokoh GSBI lainnya.

Setelah penebaran di sungai Bagek Polak dan Labuapi selesai dilajukan rombongan menlanjutkan penebaran bibit ikan di Lokasi berikutnya yaitu sungai Rumak. Di Lokadi puluhan warga dan pemancing sudah menunggu kedatangan rombongan GSBI (Gerakan Sejuta Bibit Ikan). Di Lokasi ini penebaran diikuti langsung oleh warga dab para tokoh GSBI. Penebaran di lokasi ini melepas 10.000 bibit ikan. Pelepasan dilakukan oleh para tokoh GSBI seperti Erfani Sayuti, Ki Agus Sahrul, Lalu Djuharman, Ahmad YD, Bochri Rachman dan Ruslan Edi. Selaij itu Ketua DPRD NTB Mahaly Fikri juga turun langsung melepas ikan di sungai rumak bersama kepala Dinas Tenaga Kerja Lombok Barat Drs. H.Lalu Saswadi MM. Dalam pelepasan di rumak ini Wakil Ketua DPRD bersama Kadis Tenaga Kerja H.Lalu Saswadi dan para tokoh GSBI menyempatkan diri untuk berdoalog secara langsung dengan warga di wilayah tersebut. Dalam dialog ini Wakil Ketua DPRD NTB meminta masyarakat menjaga dan melestarikan ikan yang baru dilepas di sungai ini.

"Mohon dijaga, jangan sampai di putas dan di setrum agar bisa dinikmati oleh senua masyarakat" ujar Mahally Fikri.

Hingga saat ini dari Data di Posko GSBI di Karang Jangkong Mataram Jumlah bibit ikan yang telah ditebar sebanyam 337.000 bibit ikan. Menurut Koordinator GSBI, H. Bochri Rachman penebaran ini merupakan penebaran ke 33 kali dengan jumlah lokasi lebih dari 36 lokasi di perairan sungai di wilayah Lombok. 

"Penebaran dilakukan di sungai-sungai maupun embung -embung yang tersebar di sejumlah wilayah di NTB" ujar Bochri R.

Ia menambahkan bahwa GSBI akan terus melakukan penebaran bibit ikan di perairan di wilayah Lombok. Ia menambahkan bahwa donasi gerakan bibit ikan ini terus mengalir. Donasi tersebut berasal dari Seluruh Indonesia baik NTB, Jakarta,  Jawa, Sulawesi, Kalimantan, Aceh dan Kupang serta daerah lainnya di Indonesia. Hingga saat ini jumlah donasi yang masuk dari daftar di Posko GSBI mencapai 45. 300.000. Bochri R dan para tokoh GSBI berharap donasi terus bertambah agar target menebar 1 juta ikan dapat tercapai.

"Kami ingin melakukan kegiatan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat Luas. Kami berharap kegiatan ini dapat terus mendapat dukungan dari masyarakat luas untuk menjaga dan merawat biota dan lingkungan sungai sehingga populasi air menjadi terjaga dan ikan dapat berkembang dengan pesat" pungkasnya. (01)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.