Piye

Cabuli Enam Bocah Warga Italia Pelaku Pedofilia Diamankan

Cabuli Enam Bocah Warga Italia Pelaku Pedofilia Diamankan
SuaraLombok.Com | Mataram – Seorang Warga Negara Asing bernama Bruno Gallo (70) asal Venezia Italia, diamankan petugas Direktorat Reserse Kriminal Polda Nusa Tenggara Barat karena diduga melakukan pencabulan terhadap Puluhan bocah dibawah Umur.

Pelaku diciduk berdasarkan laporan sejumlah orang tua korban yang mengaku anaknya telah menjadi korban pencabulan oleh kakek yang sebelumnya berprofesi sebagai koki masak restoran di kawasan wisata Senggigi.

Selain mengamankan pelaku pedofilia dari tangan tersangka petugas juga berhasil menyita sejumlah barang bukti pakaian, VCD porno, pelumas serta alat bantu seks yang diduga digunakan pelaku saat beraksi mencabuli para korban.

Modusnya para korban yang rata - rata anak laki - laki usia sekolah dasar mulai umur tujuh hingga sembilan tahun,  didekati dengan diiming - imingi sejumlah uang serta pakaian bola, sebelum akhirnya diajak menonton film porno dan akhirnya dicabuli dengan cara dihisap kemaluannya dan disodomi pelaku.

Kapolda Nusa Tenggara Barat Brigjen. Pol. Firli membenarkan penangkapan WNA asal Italia tersebut karena telah melakukan kasus pencabulan dan dugaan pelecehan seksual terhadap sejumlah anak yang dilakukan dalam kurun waktu dua tahun terakhir.

“Pelaku adalah salah satu warga Italia yang berdasarkan hasil pemeriksaan yang bersangkutan melakukan tindak pidana pelecehan seksual terhadap anak anak” ujar Kapolda Usai acara sertijab jajaran struktural di Polda NTB Rabu (15/03).

Lebih jauh untuk penanganan lebih lanjut, Kapolda menegaskan jajarannya telah berkoordinasi dengan pihak Interpol dan Kepolisian Italia untuk melacak rangkaian aksi kejahatan yang pernah dilakukan tersangka di negaranya serta di negara lain, mengingat tersangka termasuk dalam daftar Interpol adalah WNA yang dicari karena sejumlah kasus pedofilia.

“Kita sudah berkoordinasi dengan pihak Interpol berikut Kepolisian Italia untuk memastikan status dan rentetan kejahatan yang pernah dilakukan di negaranya” pungkasnya.

Bruno Gallo dijerat pasal 82 Junto 76 E UU RI No 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman miaksimal 15 tahun penjara atau denda lima Miliar rupiah. (02)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.