Piye

Bupati Tidak Hadir, Dewan Ungkap Kekecewaannya Saat Paripurna Berlangsung

Bupati Tidak Hadir, Dewan Ungkap Kekecewaannya
SuaraLombok.com | Lombok Barat - Ketua Komisi I DPRD Lombok Barat (Lobar) Zulkarnaen mempertanyakan alasan ketidakhadiran Bupati Lobar H. Fauzan Khalid dalam paripurna penetapan Raperda Inisiatif Dewan tentang pariwisata halal dan keterbukaan informasi public (KIP) saat paripurna berlangsung, Selasa (28/02).


"Paripurna ini sangat penting, kita tidak bisa elakkan sejauh ini Lobar banyak mendapat penghargaan di bidang pariwisata, seharusnya ketidak hadiran Bupati ketika paripurna disampaikan terlebih dahulu, bukan harus menunggu ada pertanyaan dari dewan dulu dong,” cetusnya.

Politisi Partai Golkar ini juga mengungkapkan kekecewaan karena alasan Bupati tidak hadir di paripurna kali ini karena menghadiri acara lain yang penting, sangat disayangkan ketika penetapan raperda ini menjadi perda Bupati tidak hadir.

“Jadi menurut kami pak Bupati anggap paripurna penetapan raperda pariwisata halal dan keterbukaan publik ini hal yang tidak penting.” kesalnya.

Zulkarnaen juga mengklaim pihak eksekutif sangat lamban benahi kawasan wisata Lobar, padahal sejauh ini kita telah mendapatkan penghargaan nasional dan dunia di bidang pariwisata, komentarnya tersebut bukan tanpa alasan, contoh kecil saja gerbang masuk kawasan wisata Senggigi aja harusnya sudah dibenahi dari tahun lalu.

“Bagaimana masyarakat tahu prestasi yang diperoleh Lobar dimasa pemerintahan pak Fauzan selaku Bupati jika masyarakat hanya melihat tulisan welcome to Senggigi saja,” paparnya.

Namun walau demikian, Zulkarnaen berharap besar akan adanya perubahan besar yang akan dilakukan pihak eksekutif di tahun 2017 ini, apalagi pihak eksekutif telah melakukan ekpose untuk benahi kawasan Senggigi. Ia juga sangat meyakini kemajuan Lobar di bidang pariwisata akan terealisasi jika pak Bupati lebih menggenjot dan meminta SKPD terkait untuk lebih focus dan tanggap. (01)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.