Piye

Wagub NTB : NTB Fokus Sektor Pertanian dan Pariwisata

SuaraLombok.com | Mataram- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat berupaya meningkatkan ekonomi masyarakat melalui beberapa potensi lain. Pemerintah daerah menyadari, NTB memiliki peluang peningkatan ekonomi dari jasa dan pertanian. Terutama  di sektor pertanian.

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat H Moh Amin mengatakan, NTB perlu melakukan hal tersebut dalam rangka meningkatkan daya saing daerah. Selain itu, Amin menilai NTB memiliki potensi yang cukup besar di pertanian.

"Sektor pertanian itu menyumbang 27% dari PRDB kita," ujar Amin, Kamis (2/2).

Amin menyebut, guna meningkatkan daya saing pada dua sektor tersebut, NTB telah menyiapkan diri dan mencari solusi untuk meningkatkan kualitas pertanian dengan menggunakan metode dan teknologi unggulan.

Di sektor pertanian, NTB optimistis dapat memenuhi target zero kuota impor jagung pada 2017. Untuk itu, Dinas Pertanian dan Holtikultura NTB menargetkan mampu memproduksi jagung sebanyak 2,4 juta ton. 

“Kita akan tingkatkan perekonomian melalui sektor pertanian,” lanjutnya.

Sementara di bidang jasa, Pemerintah NTB melakukan pembenahan destinasi wisata untuk menunjang pariwisata. Selain itu, Pemerintah Provinsi NTB menargetkan kunjungan pada 2018 mencapai 4 Juta wisatawan.

Target kunjungan ini mengalami peningkatan dibanding 2016 yang diharapkan mampu menyentuh angka 3 juta wisatawan. Bahkan, secara spesifik ditargetkan 1 juta wisatawan yang khusus datang untuk menikmati wisata halal yang saat ini menjadi branding baru NTB.  

“Bahkan saat ini kita juga gelar Great Sale untuk mendukung hal itu,” pungkasnya. (10)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.