Piye

Tidak Inovatif, Siap-siap Ditendang !

Tidak Inovatif, Siap-siap Ditendang !
SuaraLombok.Com | Lombok Utara - Pemkab Lombok Utara melakukan rapat evaluasi terhadap semua SKPD. Hal ini menyangkut capaian realisasi belanja, hingga realisasi kinerja tahun 2016 yang mengacu pada sejumlah indikator. Namun rapat yang dipimpin oleh Wakil Bupati KLU, Sarifudin Kamis (9/2) itu nampaknya tidak sesuai harapan.

‘’Beberapa SKPD tidak mampu mencapai indikator, mayoritasnya justru banyak yang terkategori merah. Apalagi apa yang mereka jelaskan ngawak (tidak ilmiah,red), artinya mereka tidak berhasil,” ujarnya, usai rapat.

Ia menggaris bawahi SKPD yang notabene tidak dapat memenuhi indikator kerja, misalnya seperti Dikpora 9 indikator, Dikes 7 indikator, Dinas Pertanian 11 indikator, hingga Disbudpar KLU 5 indikator.

‘’Itu salah satunya, saya lihat tadi juga Dinas PU ada 2 indikator yang tidak tercapai. Pokoknya disetiap SKPD itu ada saja yang tidak mampu. Ini jelas jadi bahan evaluasi kedepannya,” jelasnya.

Terhadap sejumlah pejabat diharapkan supaya lebih inovatif lagi, sebab jika ia menilai puas lantaran saat ini sudah menduduki jabatan maka dia salah besar. Bulan ini pemkab akan segera melakukan asessment guna mengisi jabatan eselon II yang masih lowong.

‘’Jadi jangan dikira mereka bisa enak-enakan pikirin proyek, ini akan berpengaruh pada jabatan mereka nanti. Kalau tidak inovatif apalagi tak mau koordinasi jangan jadi pejabat,” cetusnya.

Kendati demikian, jika dilihat dari realisasi belanja semua SKPD, mantan Dewan Udayana ini bisa agak sedikit tersenyum. Pasalnya total prosentase rata-rata tercatat 90,64 persen. Tetapi, yang jadi soal justru besaran angka silpa senilai Rp 68 miliar.

‘’Iya lumayan kalau realisasi belanja karena cuma Dikes yang 54,99 persen. Itu dikarenakan regulasi pusat muncul ditengah jalan, terlebih untuk mengeksekusi waktunya sudah mepet,” katanya.

‘’Penekanan saya mereka harus kerja lebih baik lagi, jangan dikira sudah pegang jabatan terus bisa santai. Ini silpa kita masih besar saya tidak mau terjadi lagi,” tutupnya. (08) 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.