Piye

Sekda Bantah Jual Beli Jabatan

Sekda Bantah Jual Beli Jabatan
SuaraLombok.Com | Lombok Tengah - Minimnya pendaftar untuk jabatan eselon II di lingkup Pemkab Loteng menebarkan isu tidak sedap.

Banyak pejabat mencium adanya jual beli jabatan pada posisi tertentu. Sehingga banyak yang merasa sia-sia saja mengikuti dan mendaftar pada jabatan itu.

Menanggapi hal ini, Sekda Loteng, HM Nursiah membantah semua tuduhan itu. Ia kembali memastikan tidak ada proses jual beli jabatan pada masa mutasi kali ini termasuk untuk eselon II.

“Kami pastikan tidak ada, kami lakukan sesuai prosedur semuanya,” bantah Sekda.

Meski begitu, untuk menjawab minimnya peminat pada sejumlah kursi jabatan ini, Nursiah mengatakan jika kemungkinan besar yang menyebabkan adalah kurang percaya dirinya para calon pejabat untuk menduduki  jabatan itu. Hal ini yang kemudian menjadikan mereka merasa enggan untuk ikut pansel.

Padahal, lanjut dia, jika memang ingin membuktikan benar atau salahnya isu yang beredar saat ini, para pejabat seharusnya ikut untuk membuktikan kemampuannya. Tidak malah sebaliknya.

Artinya, lanjut Sekda, jika para pejabat merasa mampu tanpa harus melakukan jual beli jabatan, maka sewajarnya ikut serta dan tidak perlu khawatir terhadap isu yang berkembang saat ini.

“Iya dibuktikan dong kalau isu tidak benar,” tukasnya.

Sementara mengenai data calon pejabat eselon II yang sudah mendaftar di beberapa instansi, Nursiah menjelaskan masih tidak banyak perbedaan dengan beberapa waktu lalu.

Yang sudah mencapai empat orang pendaftar seperti yang disyaratkan baru DPMD, BKD, Kelautan dan Dishub. “Kalau yang lain sudah ada, tapi masih ada yang satu, ada yang dua dan tiga, belum cukup syarat,” bebernya.(09) 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.