Piye

Rutan Selong Over Capacity

Rutan Selong Over Capacity
SuaraLombok.Com | Lombok Timur - Sejauh ini rumah tahanan (Rutan) Selong bisa dikatakan over capacity. Bagaimana tidak, sejauh ini rutan tersebut dihuni sekitar 275 narapidana. Padahal, jika mengacu pada aturan dari Kementerian Hukum dan HAM, jumlah warga binaan maksimalnya adalah 150 orang.

Kepala Rutan Selong, Kurnia Panji Pamekas di kantornya, Selasa (31/1) mengakui, jumlah tersebut pada dasarnya sungguh memberatkan pihaknya dalam hal pengawasan. Namun begitu, pihaknya tetap memberikan pengawasan kepada warga binaannya secara terus menerus, guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

"Meski terjadi over kapasitas tidak pernah terjadi kasus perkelahian antara sesama warga binaan, hal itu karena ketatnya pengawasan yang dilakukan petugas," ujarnya.

Lebih lanjut Kepalan Rutan Selong itu menambahkan, guna untuk menambah kapasitas ruang bagi warga binaannya. Salah satu cara yang harus dilakukan adalah dengan meningkatkan status rutan Selong menjadi Lapas kelas III A, dimana saat ini rutan tersebut masih dalam statusnya kelas II B.

Lanjutnya, saat ini pihaknya tengah mengajukan ke pemerintah pusat. Terlebih lagi, dukungan dari Bupati Lotim, Kapolres, Kajari, Pengadilan hingga Dandim mengenai peningkatan status rutan Selong ini.

"Kalau menjadi Lapas tentunya akan bisa melakukan pembinaan dan pengawasan nantinya, tidak dengan saat ini masih ada keterbatasan," tambahnya.

Sementara itu, dari jumlah warga binaan sebanyak 275 orang, hampir 50 persennya merupakan narapidana kasus narkoba. Sementara sisanya merupakan narapidana dari kasus pidana umum dan juga korupsi. (06)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.