Piye

Pneumonia Tinggi, Dikes Mataram Tunggu Hasil Ujicoba Vaksin Baru

Pneumonia Tinggi, Dikes Mataram Tunggu Hasil Ujicoba Vaksin Baru
SuaraLombok.Com | Mataram -  Musim hujan saat ini menjadi salah satu faktor Pneumonia tinggi di Kota Mataram. Data terakhir 2016 lalu dibeberapa puskesmas Kota Mataram, pneumonia bahkan menjadi peringkat pertama dari 10 penyakit teratas.

Sebagai contoh, Puskesmas Tanjung Karang menangani kasus pneumonia tinggi pada 2016 lalu. Berdasarkan data hingga November 2016, Puskesmas Tanjung Karang menangani 421 kasus Pneumonia. Jumlah ini meningkat cukup signifikan dibanding tahun lalu sebanyak 349 kasus hingga bulan yang sama.

Pneumonia tertinggi berada di Kelurahan Tanjung Karang sebanyak 90 kasus. Disusul oleh Kelurahan Kekalik Jaya sebanyak 64 kasus. Sisanya tersebar di beberapa kelurahan lainnya.

Hal ini mendapat tanggapan dari Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, Dr H Usman Hadi. Ia membenarkan jika pertumbuhan pneumonia cukup signifikan. Terutama di musim hujan. Hal ini disebabkan daya tahan tubuh relatif melemah. “kalau hujan memang meningkat,” akunya, Rabu (8/2).

Selain hujan, penyebaran pneumonia juga disebabkan keadaan sekitar penderita. Seperti pengaruh asap rokok dan sejenisnya. Menurutnya, sebanyak 20 persen penderita pneumonia juga merupakan penderita ISPA. “Tidak semuanya murni pneumonia,” sambungnya.

Usman mengatakan, saat ini tengah dilakukan ujicoba vaksin untuk penyakit ini di NTB. Lombok Barat dan Lombok Timur terpilih menjadi pilot project vaksin tersebut. Sebab kedua daerah tersebut memiliki penderita lebih tinggi dari kota Mataram. “Jadi kita masih menunggu hasilnya nanti dari Kemenkes,” akunya.

Jika pilot project tersebut berhasil, Usman mengatakan akan langsung menerapkannya di Kota Mataram. Ia berharap, hal ini dapat mengatasi peningkatan penyakit tersebut setiap kali cuaca ekstrim. (10)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.