Piye

Pimpinan Satpol PP Pun Akhirnya Dipanggil Dewan

SuaraLombok.com | Lombok Utara - Terkait Inspeksi Mendadak (Sidak) Wakil Bupati Lombok Utara, Sarifudin belum lama ini terhadap kantor Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar), berujung pemanggilan sejumlah petinggi instansi tersebut oleh Komisi I DPRD Lombok Utara, Kamis (2/2). Hal ini guna membahas sejumlah persoalan di internal serta penataan SKPD penegak perda itu kedepannya.

Ketua Komisi I Ardianto mengatakan, ini merupakan agenda rapat kerja yang biasa saja. Pihaknya seyogyanya ingin mencari tahu apakah isu yang beredar terkait disharmonisasi antara anggota, hingga adanya personil yang lakukan gocekan itu benar.

‘’Rapat kerja antara leading sektor kaitan pembahasan isu saya kira biasa wajar-wajar saja. Kita ingin luruskan karena seolah dalam pemberitaan itu ada ketidak harmonisan,” ujarnya.

Menurutnya, Komisi I tidak ingin menelan isu tersebut mentah-mentah tanpa mendengar kejelasan secara langsung dari pimpinan Satpol PP sendiri.

‘’Kita ingin klarifikasi termasuk juga adanya penambahan tenaga kontrak karena dalam aturan itu sudah jelas, ada evaluasi dan jumlah rill yang disetujui eksekutif,” jelasnya.

Ardianto menambahkan, dirinya belum tahu pasti apakah hasil dari pada rapat kerja ini disampaikan pada pimpinan Dewan. Pasalnya, ketika dalam pembahasan ada hal yang harus digaris bawahi tentu akan di rekomendasikan pada pimpinan. Namun yang jelas, pihaknya ingin menelusuri lebih jauh terkait persoalan yang selama ini terjadi.

‘’Itu tergantung karena menyampaikan hasil kerja ke pimpinan sudah pasti, namun kita ingin benarkan dulu saya yakin Pol pp tidak seperti itu,” tandasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Satpol pp dan Damkar KLU, Muldani mengatakan bahwa dalam sidak Wabup beberapa waktu lalu pihaknya memaklumi. Sebab apa yang dilontarkan oleh Sarifudin notabene pernah terjadi di masa lalu sebelumnya dirinya menjabat.

‘’Apa yang dikemukakan sungguh hal yang sudah berlalu, memang ada tapi sudah dulu,” terangnya.

Saat ini fokusnya di Satpol PP yaitu membenahi kekurangan-kekurangan yang selama ini sudah dipandang publik. Salah satunya menekankan pentingnya kerja secara tulus ikhlas di kalangan anak buah dan melayani masyarakat dengan bijak.

‘’Kalau pun ada anggota yang masih seperti itu kami akan keluarkan saja, karena ini merupakan citra daerah indikator daripada keberhasilan Bupati juga. Saya tekankan mulai dari Kabid hingga Kasubag dan personil supaya kerja tulus dan ikhlas dulu,” tutup Muldani.(08)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.