Piye

Pengelolaan Hortipark Diserahkan ke Pemkab Loteng

Pengelolaan Hortipark Diserahkan ke Pemkab Loteng
SuaraLombok.Com | Lombok Tengah - Hortipark di Karang Sidemen akhirnya diserahkan pada Pemkab Loteng. Bahkan, Pemkab Loteng saat ini sudah mulai melakukan kerjasama dengan beberapa perusahaan.

Diungkapkan Bupati Loteng, H Moh Suhaili FT, Pemprov sudah menyerahkan urusan Hortipark ke Pemkab sejak beberapa waktu lalu.

Hal itu tidak lepas dari kebutuhan dan tuntutan masyarakat yang menginginkan agar lahan ratusan hektare itu bisa memberi manfaat besar bagi masyarakat.

“Kita sudah mulai kerjakan ya, kita ada juga kerjasama dengan perusahaan swasta,” ungkap Suhaili bangga.

Ditegaskan Suhaili, Hortipark yang dibuka beberapa tahun lalu sebenarnya dihajatkan untuk kemaslahatan masyarakat secara umum. Hanya saja, yang menjadi kendala karena Pemkab tidak diberi akses untuk ikut mengelola.

Sementara saat ini ketika Pemkab sudah diberi akses mengelola, Pemkab sangat yakin dalam waktu dekat, hortipark ini akan bisa memberi manfaat bagi masyarakat luas, khususnya yang berada di Karang Sidemen dan sekitarnya.

Ditambahkan pria yang akrab disapa Abah Uhel ini, hajat pemerintah menjadikan Karang Sidemen menjadi salah satu daerah ekonomi khusus Loteng yang bisa memberi kontribusi besar bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Kita jadikan Karang Sidemen desa penghasil kopi, nanti kita bisa buat perusahaan kopi sendiri untuk kesejahteraan masyarakat luas,” tambahnya.

Lebih jauh Suhaili mengatakan, sebagai bentuk keseriusan, Pemkab memasukan anggaran pengelolaan hortipark dalam rancangan anggaran tahun 2017. 

Kendati jumlahnya tidak disebutkan, tapi Suhaili memastikan cukup besar dan bisa menopang perkembangan hortipark itu untuk kemajuan perekonomian Loteng.

Sementara itu, anggota dewan asal BKU, Supriadi kembali mempertegas komitmen Pemkab untuk melakukan pengelolaan hortipark ini. Ia mengatakan, masyarakat dan Pemkab sendiri sudah lama menginginkan pengelolaan hortipark diserahkan ke Pemkab dan kesempatan yang diberikan ini tidak boleh disia-siakan.

“Kami yakin, kalau memang serius bisa kok,” singkatnya. (09)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.