Piye

Pemkab Lobar Sigap Tanggapi Banjir

SuaraLombok.com | Lombok Barat- Curah hujan yang tak henti dalam dua hari ini. Akibatnya, sejak pukul 23.00 Wita air sudah mulai menggenang dan perlahan semakin meninggi di pemukiman warga di Desa Sekotong Tengah dan Desa Cendi Manik. Kedua desa ini berada di jantung Kecamatan Sekotong.

Banjir tersebut semakin diperparah dengan Rob yang datang dari laut. Berdasarkan laporan relawan dan pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lobar, di Desa Sekotong Tengah terdapat 7 dusun terendam dengan ketinggian air mencapai 70 cm. Sejak pukul 04.00 dini hari, warga mulai mengungsi di musalla. 

Banjir disebabkan meluapnya Kali Cengok. Hal ini merupakan akibat intensitas hujan yang cukup tinggi mulai  jam 19.30 Wita, bersamaan dengan terjadi pasang air laut. 

Desa tetangga pun mengalami nasib serupa. Dua dusun di Desa Cendimanik ikut terendam banjir. Hal ini membuat 300 kepala keluarga atau 920 jiwa penduduknya pun mengungsi di beberapa bangunan yang lebih tinggi.

Pemkab Lobar melalui BPBD, Dinas Sosial, dan bahkan Dinas Kesehatan cukup sigap dalam memberikan bantuan pertolongan.
Dengan beberapa perahu karet, warga dievakuasi secara cepat agar tidak mngalami gangguan akibat dingin air. 

Sementara di tempat pengungsian, Dinas Sosial menyiapkan dapur umum, dan di Puskesmas Sekotong pun ikut menyiapkan tanggap darurat di bidang kesehatan. 

Di gerung sendiri, RSUD TRIPAT disiapkan menjadi instalasi rujukan, walaupun di saat bersamaan, hampir semua ruang dan zal penuh dengan pasien yang sakit akibat cuaca ekstrem ini.

Di sisi lain, para medik dari Dinas Kesehatan memberikan pertolongan pada seorang ibu yang sedang hamil besar. Setelah berjibaku beberapa lama, sang Ibu pun melahirkan dengan sehat dan selamat.


Secara khusus, Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid mengaku bangga dengan kecepatan jajarannya melakukan tanggap bencana.

"Saya sangat bangga dan mengapresiasi respon cepat dari BPBD, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan Lobar atas bencana yang terjadi," pujinya.


Sehabis membuka acara Ngopi Ngeteh Bareng di Media Center Humas dan Protokol Kabupaten Lombok Barat, Rabu (1/2), beliau langsung bertolak meninjau di lokasi bencana. Menyambangi  para medik Dinas Kesehatan, Tim Reaksi Cepat BPBD, dan TAGANA Dinas Sosial.

Fauzan didampingi oleh Kepala SKPD terkait mengunjungi warga dan bahkan sempat menyantap mie instan rebus bersama para ibu-ibu pengungsi.

H. Fauzan Kalid sangat bangga dengan kesigapan seluruh aparatur pemda. "Cukup dengan WA, semua SKPD tergerak memberi bantuan berupa air minum kemasan dan mie instan. Ini positif dan harus diteruskan. Inilah kebersamaan", tukas beliau sebelum bertolak kembali ke Gerung. (04)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.