Piye

Pemerintahan Alkhaer Jalan Ditempat, Ini Kata Pengamat…

Pemerintahan Alkhaer Jalan Ditempat, Ini Kata Pengamat…
SuaraLombok.Com | Lombok Timur - Pemerintahan Kabupaten Lombok Timur dibawah kepemimpinan Bupati Lotim, HM. Ali BD dan Wakil Bupati, H. Haerul Warisin dinilai jalan ditempat. Padahal, kepemimpinan keduanya sudah memasuki tahun ketiga. 

Pemerhati pemerintahan Kabupaten Lotim, H. Muhasim kepada SuaraLombok.Com di Selong menegaskan, jika melihat jalannya system pemerintahan di Lotim masih terkesan jalan ditempat. Dikatakannya indikator pembangunan itu bisa dilihat dari kemajuan ekonomi, pendidikan dan kesehatan. Dan dari sisi standar pelayanan tergolong jalan ditempat.

Tak hanya itu, dilihat dari ekonomi kerakyatan, hanya terkesan slogan justru yang berkembang adalah ekonomi kelas tinggi dan menengah. Alhasil hasilnya tidak memberikan implikasi terhadap tingkat kesejahteraan Masyarakat. Karena dalam kenyataan, lanjut dia, dilapangan masyarakat tetap saja miskin dan pengangguran terus bertambah. 

"Yang jelas sampai saat ini pemerintah belum menjalankan janji politiknya saat kampanye dulu. Masyarakat Lotim menuntut ini, apalagi dengan slogan pro rakyat masih belum dirasakan," kata mantan Asisten I Setda Kabupaten Lotim itu.

Salah satu yang menjadi sorotan dari Dosen STIA Muhammadiyah Selong itu, pembangunan dermaga yang menelan anggaran ratusan milyar dari APBD tidak memberikan implikasi terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat. Tambahnya, jika saja anggaran untuk pengembangan dermaga Labuhan Haji diperuntukkan untuk ekonomi rakyat kecil, maka itu akan jauh lebih bermanfaat. 

Lalu bagaimana dengan bidang kesehatan ? Muhasim menegaskan bahwa Pemkab Lotim terbilang gagal dalam mempermudah, mempermurah dan mempercepat pelayan pada masyarakat. Hal yang sama terjadi pada bidang pendidikan apa yang selama ini dibanggakan oleh Pemda. Dalam peningkatan kualitas pendidikan ini justru yang berperan aktif adalah masyarakat melalui lembaga-lembaga pendidikan swasta. 

"Lantas apa yang harus dibanggakan dari penyelenggaraan pemerintahan masa kini. Artinya bahwa Lombok Timur ke depan butuh pemimpin yang visioner," tegasnya Muhasim kemudian. (06)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.