Piye

Pemda Bakal Gandeng Pihak Ketiga Untuk Retribusi Pariwisata

Pemda Bakal Gandeng Pihak Ketiga Untuk Retribusi Pariwisata
SuaraLombok.Com | Lombok Utara - Usai melakukan rapat evaluasi seluruh SKPD pada Kamis (9/2), Wakil Bupati KLU, Sarifudin meminta supaya semua retribusi dari sektor pariwisata agar dipihak-ketigakan. Mengingat, selama ini retribusi melalui pariwisata dianggap belum terlalu maksimal. 

‘’Kalau memang daerah atau dinas tidak mampu sebaiknya dipihak ketigakan saja. Jadi kita punya jawaban jelas tentang pendapatan dari sektor itu,” ujarnya.

Ia menilai dengan bekerjasama dengan pihak ketiga, maka pemkab tidak lagi mengurusi persoalan penagihan, pendataan, maupun pengelolaan dan manajemen. Pemkab hanya menerima hasil dari pihak ketiga itu.

‘’Kalau pihak ketiga nanti kan bisa saling menguntungkan, kita tidak perlu repot-repot karena mereka sepenuhnya yang kelola manajemen,” jelasnya.

Terlebih lagi, dengan pihak ketiga ini bisa mengantisipasi oknum pegawai yang bermain dengan uang retribusi di kawasan destinasi wisata, seperti salah satu contoh kasus pungli di Senaru.

‘’Nanti dari parkir atau apa mereka yang tanggung jawab, kalau staf sendiri pergi ambil kadang nakal maunya nyari lebih ujung-ujungnya daerah juga rugi,” tandasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) KLU, Baiq Prita mengatakan pihaknya memang tengah mengupayakan guna menjalin kerjasama dengan pihak ketiga. Hanya saja, dinas masih melakukan uji petik dari segala aspek.

‘’Iya memang kita usulkan itu. Tetapi sekarang ini masih uji petik dari sisi regulasi dan sebagainya,” tandasnya.

Retribusi yang akan dikelola oleh pihak ketiga nanti, yaitu meliputi parkir, masuk ke kawasan destinasi wisata, maupun kawasan tiga gili. Menurutnya sumber retribusi pariwisata di KLU sangat besar, kendati persoalan yang muncul yakni SDM.

‘’Kadang SDM kita ini juga jadi kendala, maka dari itu pihak ketiga diharapkan mampu mengelola dengan baik. Nanti semua akan dipungut, kita usahakan tahun ini sudah jalan,” demikian Prita. (08)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.