Piye

Pajak Tinggi Bakal Dikenakan Bagi Investor Nakal

Pajak Tinggi Bakal Dikenakan Bagi Investor Nakal
SuaraLombok.com | Mataram - Wakil Gubernur NTB HM. Amin SH, saat memberikan sambutan penerimaan reses yang dilakukan oleh Komisi II DPR RI di RRU Pemprov NTB Mengatakan, Investor nakal yang terlantarkan lahan terancam akan dikenakan pajak yang tinggi, terkait dengan rencana kebijakan dari Pemerintah Pusat tersebut sangat disetujui oleh Pemerintah Provinsi NTB.

Menurutnya, bahwa saat ini di NTB ada sekitar 21 ribu hektare lahan yang diterlantarkan oleh investor dengan tidak mengerjakan investasinya. Karena itu, Amin melalui kesempatan pertemuan dengan Komisi II DPR RI meminta kebijakan pada Pemerintah Pusat.

"Terkait dengan pajak yang tinggi bagi tanah terlantar kami di daerah sangat sepakat sekali," ucapnya.

Disamping itu, dihadapan Komisi II tersebut Wagub juga menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah NTB juga telah ada Perda terkait membebaskan kewajiban pada investor hingga 50 persen, dimana kebijakan tersebut untuk mempercepat investasi.

Sementara itu, Ketua TIM Komisi II DPR RI Drs Al Muaazamil mengatakan bahwa kunjungan atau reses yang saat ini sedang dilakukan dalam rangka untuk menjalankan fungsi legislasi DPR Secara khusus ingin mendapatkan imformasi terkait pemasalahan di NTB sesuai lingkup kerja dari Komisi II DPR RI.

“Terkait dengan pilkada serentak kami ingin mendapatkan saran dan masukan di NTB agar bagaimana kedepannya pelaksanaan pilkada serentak lebih baik lagi.” Harapnya. (Hms/02)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.